Tautan-tautan Akses

AS

Senat Ambil Langkah Pertama untuk Batalkan Obamacare


Pemimpin Mayoritas Senat AS, Mitch McConnell dalam konferensi pers di Washington, 9 November 2016. (Foto: dok).

DPR, di mana fraksi Republik juga menjadi mayoritas, diperkirakan akan melakukan voting mengenai resolusi tersebut pekan ini. Pimpinan partai Republik berencana untuk mengeluarkan rancangan legislasi pencabutan Obamacare pada akhir Januari.

Senat Amerika yang dikuasai fraksi Republik telah mengambil langkah pertama dalam membatalkan program layanan kesehatan Presiden Barack Obama.

Fraksi Republik telah menjadikan pembatalan Undang-Undang Layanan Kesehatan Terjangkau, yang dikenal sebagai Obamacare, sebagai salah satu prioritas utama mereka pada waktu presiden terpilih Donald Trump mulai menjabat.

Dengan suara 51 mendukung berbanding 48 menolak, Senat Kamis dini hari memutuskan untuk menyetujui ketentuan-ketentuan yang memungkinkan pencabutan legislasi itu berlanjut dengan keputusan mayoritas sederhana dan tidak menjadi sasaran taktik mengulur-ulur waktu oleh fraksi Demokrat. Fraksi Republik menguasai 52 dari 100 kursi di Senat.

Ketua Mayoritas di Senat Mitch McConnell mengatakan, Senat baru mengambil langkah penting ke arah pencabutan dan penggantian Obamacare dengan meloloskan resolusi yang menyiapkan perangkat legislatif yang diperlukan untuk benar-benar membatalkan undang-undang yang gagal ini, sementara fraksi Republik memajukan kebijakan layanan kesehatan yang lebih cerdas.

DPR, di mana fraksi Republik juga menjadi mayoritas, diperkirakan akan melakukan voting mengenai resolusi tersebut pekan ini. Pimpinan partai Republik berencana untuk mengeluarkan rancangan legislasi pencabutan Obamacare pada akhir Januari.

Yang menjadi pertanyaan adalah apa yang terjadi jika program Obamacare dibatalkan. Sejauh ini, belum ada rencana dari fraksi Republik mengenai penggantian undang-undang layanan kesehatan yang menyediakan asuransi kesehatan bagi sekitar 20 juta warga Amerika yang sebelumnya tidak tercakup dalam layanan itu.

Trump, Rabu (11/1) mengatakan ia ingin pembatalan Obama dan penggantiannya dengan undang-undang baru berlangsung bersamaan. [uh/ab]

XS
SM
MD
LG