Tautan-tautan Akses

Sejumlah Pihak yang Terkena Sanksi AS Dukung Presiden Suriah


Presiden Suriah Bashar al-Assad

Kantor Pengendalian Aset Luar Negeri (OFAC) dari Departemen Keuangan AS menjatuhkan sanksi kepada satu orang dan sembilan entitas, Rabu (29/7) karena mendukung upaya Presiden Suriah Bashar al-Assad.

Pemerintah AS meyakini beberapa pihak yang mendukung Assad mendanai pembangunan real estat mewah.

"Sementara pengusaha korup memiliki hubungan dengan Assad berinvestasi dalam real estat mewah yang dimungkinkan oleh pemindahan paksa warga sipil tak berdosa, mereka juga memperburuk penindasan rakyat Suriah," kata Menteri Keuangan AS Steven Mnuchin.

"Amerika Serikat tetap berkomitmen memberikan bantuan kemanusiaan kepada rakyat Suriah, sementara rezim Assad berupaya mengambil untung dari penderitaan tersebut."

Ini adalah sanksi kedua OFAC di bawah Undang-Undang Perlindungan Sipil Suriah tahun 2019 (Caesar Syria Civilian Protection Act). Semua target yang disetujui di bawah UU itu diyakini mendukung dan membantu upaya rekonstruksi Assad dengan beberapa cara. Sanksi pertama berdasarkan Caesar Act menarget sembilan entitas dan berlangsung pada 17 Juni 2020.

AS meyakini pihak-pihak yang mereka targetkan mendapatkan keuntungan atas beberapa permasalahan yang terjadi di Suriah, antara lain yang disebutkan adalah pengepungan kota Hama Juli 2011 dan pemboman Juli 2019 di pasar Maarat al-Numan. [mg/jm]

Lihat komentar (2)

XS
SM
MD
LG