Tautan-tautan Akses

Sejumlah Pejabat Senior Ukraina Mundur di Tengah Perombakan Pemerintahan


Anggota pasukan kehormatan Ukraina menghadiri upacara untuk menandai Hari Bendera Nasional Ukraina, di kota barat Lviv pada 23 Agustus 2022, sebagai ilustrasi. Beberapa pejabat senior Ukraina mengundurkan diri pada Selasa (24/1). (Foto: AFP)

Beberapa pejabat senior Ukraina mengumumkan pengunduran diri mereka pada Selasa (24/1) di tengah-tengah apa yang dikatakan Presiden Volodymyr Zelenskyy akan ada perubahan personel dalam pemerintahannya.

Deputi Menteri Pertahanan Viacheslav Shapovalov, yang bertanggung jawab atas dukungan logistik bagi pasukan Ukraina, mengundurkan diri dari jabatannya, dengan menyebut alasan tuduhan mengenai skandal pengadaan makanan yang ia bantah.

Deputi Jaksa Agung Oleksiy Symonenko dan deputi kepala kantor kepresidenan, Kyrylo Tymoshenko, juga mengundurkan diri tanpa memberi alasan mereka.

Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy, memberikan penghormatan di sebuah monumen untuk pejuang Ukraina yang tewas dalam perang, di Lviv, Ukraina, 11 Januari 2023. (Foto: via AP)
Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy, memberikan penghormatan di sebuah monumen untuk pejuang Ukraina yang tewas dalam perang, di Lviv, Ukraina, 11 Januari 2023. (Foto: via AP)

“Sudah ada keputusan personel – sebagian hari ini, sebagian besok – terkait pejabat di berbagai level dalam kementerian dan struktur pemerintah pusat lainnya, serta di daerah dan penegakan hukum,” kata Zelenskyy dalam pidato pada Senin (23/1) malam.

Tank Eropa

Menteri Pertahanan Jerman Boris Pistorius pada Selasa (24/1) mengatakan keputusan pemerintahnya mengenai apakah akan menyetujui ekspor tank Leopard 2 buatan negaranya ke Ukraina akan keluar dalam waktu dekat.

Berbicara bersama Sekjen NATO Jens Stoltenberg setelah pembicaraan di Berlin, Pistorius mengatakan kepada wartawan bahwa evaluasi yang sedang berlangsung mencakup pemeriksaan stok tank Jerman dan pertimbangan mengenai isu-isu kompatibilitas.

Menghadapi tekanan dari para sekutu, termasuk mereka yang memiliki tank Leopard yang ingin mereka kirim ke Ukraina, Pistorius menekankan ada persatuan di dalam aliansi NATO dan bahwa meskipun sejumlah negara ingin bertindak lebih cepat daripada yang lainnya, mereka tidak terpecah belah.

Stoltenberg mengatakan konsultasi di kalangan sekutu mengenai masalah tank itu akan berlanjut dan akan ada “solusi” dalam waktu dekat.

Ia menyambut baik pesan Jerman kepada para sekutu bahwa jika mereka memiliki tank Leopard dan ingin menyiapkannya serta melatih pasukan Ukraina untuk menggunakannya, negara-negara itu didesak untuk segera memulainya.

“Pada momen penting dalam perang ini, kita harus menyediakan sistem yang lebih berat dan lebih canggih untuk Ukraina, dan kita harus melakukannya dengan lebih cepat,” kata Stoltenberg.

Ia menambahkan bahwa menyediakan tank-tank tempur untuk pasukan Ukraina penting untuk memukul mundur Rusia dan untuk membantu Ukraina merebut kembali teritorinya. [uh/ab]

Forum

XS
SM
MD
LG