Tautan-tautan Akses

Sejumlah Legislator AS Tuntut Trump Junior dan Kushner Beri Kesaksian dalam Penyelidikan Campur Tangan Rusia


ARSIP - Kandidat dari Partai Republik saat itu, Donald Trump, kanan, dan putranya Donald Trump, Jr., mengamati saat Eric Trump berpidato pada delegasi pendukung pada sesi hari ketiga di Konvensi Nasional Partai Republik di Cleveland (foto: AP Photo/Matt Rourke).

Beberapa legislator berpengaruh AS yang menyelidiki campurtangan Rusia pada pemilu 2016 menginginkan agar Donald Trump Jr. memberi kesaksian mengenai pertemuannya pada Juni 2016 di Trump Tower di New York dengan seorang pengacara Rusia yang diduga memiliki informasi yang bisa merusak reputasi calon presiden dari Partai Demokrat Hillary Clinton.

Dalam cuitannya di Twitter, Kamis, pemimpin minoritas Demokrat di DPR Nancy Pelosi mengatakan, “Pengungkapan bahwa Kubu Kampanye Trump begitu bersemangat untuk kemungkinan berkolusi dengan Rusia sangat mengkhawatirkan.”

Selain putra tertuanya, menantu Presiden Donald Trump, Jared Kushner, 36, diperkirakan akan diminta memberi kesaksian dalam sidang tertutup. Para legislator Demokrat juga menuntut agar Kushner, yang menjadi penasihat senior presiden, dicabut izin akses keamanannya.

"Sepertinya tidak ada standar etika di Gedung Putih,” kata Pelosi. “Izin akses keamanan Kushner harus segera dicabut.”

Bahkan beberapa tokoh Partai Republik mengatakan, adalah demi kebaikan presiden jika ia membebaskan semua anaknya dari tugas pemerintahan, termasuk Kushner, yang menikah dengan putri tertua Trump, Ivanka.

Di Washington, Senator Partai Republik Charles Grassley, Ketua Komisi Hukum Senat, mengirim surat ke Trump Jr. untuk memberi kesaksian mengenai pertemuannya dengan pengacara Rusia, Natalia Veselnitskaya.

Donald Trump Jr. telah menjawab ia bersedia memberi kesaksian. Grassley mengatakan pertanyaan terhadap Trump Jr. tidak akan dibatasi mengingat panel tersebut sedang menyelidiki apa yang disimpulkan komunitas intelijen AS bahwa campur tangan Moskow dalam pemilu AS diarahkan langsung oleh Presiden Rusia Vladimir Putin. [ab/uh]

XS
SM
MD
LG