Tautan-tautan Akses

Rilis Daftar 210 Orang Dekat Kremlin, Putin Anggap AS Ambil 'Langkah Bermusuhan'


Presiden Rusia Vladimir Putin mengecam langkah AS (foto: dok).

Presiden Rusia Vladimir Putin mengatakan Amerika Serikat telah mengambil 'langkah bermusuhan' dengan merilis sebuah daftar yang merinci kekayaan dan hubungan politik 210 orang yang mempunyai hubungn erat dengan Kremlin. Tetapi dia mengatakan Rusia tidak akan melakukan pembalasan.

Departemen Keuangan Amerika menerbitkan daftar itu pada hari Senin, sebagaimana ditetapkan oleh undang-undang yang disahkan oleh Kongres pada bulan Agustus lalu yang bertujuan menghukum Rusia karena ikut campur dalam pemilihan presiden di Amerika tahun 2016.

Presiden Amerika Donald Trump dengan enggan menandatangani undang-undang tersebut, dan pejabat pemerintah mengatakan Senin bahwa saat ini belum ada rencana untuk menjatuhkan sanksi baru pada Kremlin.

Dalam sebuah pernyataan tertulis, juru bicara Departemen Luar Negeri Heather Nauert mengatakan bahwa tindakan tersebut telah memukul perusahaan-perusahaan Rusia.

"Sekarang kami telah memberi tahu Kongres bahwa undang-undang ini dan implementasinya menghalangi Rusia menjual senjata," tulis Nauert. "Sejak diberlakukannya... undang-undang, kami memperkirakan bahwa pemerintah asing telah membatalkan pembelian senjata bernilai beberapa miliar dolar dari Rusia."

Beberapa pejabat Kremlin bereaksi dengan marah terhadap daftar itu. Perdana Menteri Dmitry Medvedev mengatakan, hal itu akan "meracuni hubungan untuk waktu lama".

Tapi Putin lebih menahan diri. Berbicara pada sebuah acara kampanye Selasa di Moskow, dia mengatakan bahwa meskipun dia kecewa atas daftar itu, dia akan menunda tindakan pembalasan, yang tampaknya karena daftar tersebut tidak disertai sanksi dari Amerika. [sp/ii]

XS
SM
MD
LG