Tautan-tautan Akses

Ribuan Warga Ukraina Demonstrasi Tuntut Pembebasan Saakashvili


Pendukung mantan Presiden Georgia Mikheil Saakashvili berdemo di pusat Kota Kyiv, Ukraina, 10 Desember 2017.

Ribuan warga berunjuk rasa di Ukraina menentang penahanan pemimpin kelompok oposisi Mikheil Saakashvili, menyerukan pembebasannya dan pemakzulan Presiden Petro Poroshenko.

Pejabat-pejabat Ukraina menuduh Saakashvili, yang ditangkap Jumat (8/12), telah bersekongkol dengan “kelompok kriminal” yang dipimpin mantan Presiden Viktor Yanukovych, yang disingkirkan dari kekuasaannya pada 2014 dan melarikan diri ke Rusia. Pejabat-pejabat Ukraina juga menilai unjuk rasa Minggu (10/12) itu, merupakan bagian dari rencana Rusia menentang Ukraina.

Sehari setelah menyatakan mogok makan, para pendukung Saakashvili turun ke jalan-jalan di kota Kyiv menuntut pembebasannya. “Otorita berwenang telah melanggar batas. Mereka seharusnya tidak menempatkan oposisi di penjara,” ujar istri Saakashvili, Sandra Roelofs, yang bersama-sama para pengunjukrasa mengacungkan slogan anti-pemerintah dan anti-korupsi.

Saakashvili yang berusia 49 tahun juga dicari di negara asalnya, Georgia, di mana ia pernah menjabat sebagai presiden antara tahun 2004 hingga 2013. Ia dicari atas tuduhan penyalahgunaan kekuasaan.

Saakashvili menjadi gubernur regional di Ukraina pada 2015 atas permintaan Presiden Poroshenko. Namun kedua tokoh itu kemudian saling bermusuhan, dimana Saakashvili menuduh Poroshenko melakukan korupsi dan menyerukan pemecatannya. [em]

XS
SM
MD
LG