Tautan-tautan Akses

Ribuan Pasukan Patroli Kashmir India untuk Cegah Protes


Seorang polisi India menggunakan ketapel untuk melemparkan batu ke arah para pemrotes saat terjadi bentrokan pada peringatan pembunuhan pasukan India Burhan Wani, komandan kelompok militan Hizbul Mujahidin, di pusat kota Srinagar, 8 Juli 2017.

Ribuan pasukan meronda Kashmir India hari Sabtu (8/7) sementara pihak berwenang memberlakukan pembatasan yang luas guna menggagalkan protes yang direncanakan untuk memperingati genapnya satu tahun tewasnya seorang pemimpin militan setempat, Burhan Wani, yang pembunuhannya tahun 2016 oleh pasukan bersenjata telah menyeret daerah Himalaya itu ke dalam peningkatan kekerasan yang baru setelah beberapa tahun relative damai.

Pelayanan internet dihentikan dan polisi memasang barikade-barikade antara daerah-daerah kediaman. Toko-toko, dan kegiatan usaha tetap tutup di ibukota Kashmir, Srinagar.

Polisi menembakkan gas air-mata di sedikitnya empat tempat di mana para pemrotes berusaha berpawai di jalan-jalan.

Keamanan yang paling ketat adalah di desa Tral, sekitar rumah Wani, yang telah bergabung dengan kelompok militant Hizbul Mujahideen dan dipandang sebagai seorang pahlawan di Kashmir. Ia adalah anggota baru pemberontak muda yang menggunakan Facebook dan media sosial lain untuk menarik anggota baru laskarnya.

Seruan untuk pemogokan guna memperingati pembunuhan Wani dikeluarkan oleh para pemimpin separatis Kashmir dan oleh komandan militant yang berbahasis di Pakistan, Syed Salahuddin, yang pekan lalu dimasukkan oleh Amerika Serikat ke dalam daftar teroris sedunia. [gp]

Opini Anda

Tunjukkan komentar

XS
SM
MD
LG