Tautan-tautan Akses

AS

Retweet Cuitan tentang Pelapor Rahasia, Trump Dikecam Partai Republik


Presiden AS Donald Trump

Presiden AS Donald Trump menghadapi kecaman partainya sendiri karena meretweet cuitan orang lain tentang pejabat yang katanya membocorkan rahasia yang mengakibatkan Trump dimakzulkan oleh DPR Amerika.

Pembocoran nama seorang whistleblower adalah tindakan melanggar hukum, karena identitas orang itu dilindungi oleh hukum.

“Kalau saja Presiden mau mengurangi jumlah cuitannya, itu tidak akan mengakibatkan kerusakan otak,” kata senator partai Republik John Kennedy, pendukung kuat Trump, kepada stasiun televisi Fox News.

“Tapi presiden tidak perlu menjalankan nasihat saya, dan saya tidak mengharapkan hal itu,” tambahnya.

Trump adalah Presiden Amerika ketiga dalam sejarah yang dimakzulkan karena menekan Ukraina untuk menyelidiki lawan politiknya yang utama dalam pemilihan presiden tahun depan, Joe Biden.

Nasib Trump akan diputuskan dalam sidang senat yang akan diadakan tahun depan, tapi tanggal yang pasti belum diketahui, karena ketua DPR Nancy Pelosi belum secara resmi menyerahkan pasal-pasal Pemakzulan kepada Senat. (ii)

Lihat komentar

XS
SM
MD
LG