Cekungan sungai Murray-Darling menghasilkan 40 persen makanan Australia, dan selama lima tahun terakhir, sebuah otoritas khusus yang ditunjuk telah berupaya menyeimbangkan kebutuhan lingkungan sistem itu dengan tuntutan ekonomi petani. Kesepakatan pembagian air kritis sedang terancam menyusul perselisihan di antara negara-negara bagian Australia tentang berapa banyak air yang dialokasikan untuk kebutuhan pertanian dan lingkungan.
Negara bagian Victoria dan New South Wales menegaskan, rencana itu tidak dapat dipertahankan, setelah parlemen federal Australia menangguhkan perubahan pembagian air yang akan memberi petani 70 milyar liter air, yang sebelumnya telah dialokasikan untuk penggunaan lingkungan. Para Senator khawatir dengan tuduhan bahwa sistem tersebut korup dan diupayakan oleh sekelompok petani jahat yang hendak mencuri air dari sistem sungai.
Juru bicara partai Federal Greens, Senator Sarah Hanson-Young mengatakan, "Di antara pencurian air, korupsi, salah urus ini, mengapa parlemen harus memberikan lebih banyak air kepada orang-orang yang berperilaku buruk itu?"
Cekungan sungai Murray-Darling adalah sistem sungai terbesar dan paling terkenal di Australia. Ini mencakup wilayah seluas lebih dari satu juta kilometer persegi di tenggara negara itu, wilayah yang lebih besar dari gabungan Perancis dan Jerman.
Para ilmuwan berpendapat, tidak ada perbaikan menyeluruh dalam kesehatan sistem sungai itu sejak sebuah rencana penyelamatan dilaksanakan lebih dari lima tahun yang lalu.
Rencana pemulihan mengupayakan keseimbangan antara perlindungan lingkungan dan kepentingan industri pertanian, tetapi kedua belah pihak berpendapat mereka dirugikan. Juga ada perselisihan sengit di antara negara-negara bagian Australia.
Australia adalah benua berpenduduk yang paling kering di dunia dan sering mengalami kekeringan yang parah. [ps/jm]