Ratusan pelayat berkumpul di Ibu Kota Ukraina untuk mengenang seorang aktivis Kyiv terkenal yang mengangkat senjata untuk melawan Rusia dan terbunuh.
Roman Ratushnyi, 24 tahun, merupakan seorang demonstran remaja selama protes-protes berbulan-bulan yang menumbangkan pemimpin pro-Rusia di Ukraina pada 2014.
Ia juga dikenal sebagai seorang aktivis lingkungan di Kyiv yang memimpin perlawanan untuk melestarikan sebuah taman dari konstruksi.
Poppies, bunga berwarna merah yang memenuhi medan tempur dua perang dunia Eropa, ditaburkan di atas peti matinya dalam sebuah upacara pemakaman.
Para pelayat kemudian berjalan kaki dengan hening di belakang peti itu ke sebuah lapangan besar di Kyiv tengah di mana protes-protes tiga bulan menggulingkan Presiden Viktor Yanukovych pada 2014. [vm/ft]