Tautan-tautan Akses

AS

Prioritas Utama Biden, Ruang untuk Perjanjian Bipartisan


Bendera AS berkibar di depan Gedung Capitol, 18 Maret 2020.

Kurang dari satu minggu setelah pemerintahan Presiden Joe Biden, sebagian besar pembicaraan di Washington mengarah pada disfungsi di Kongres, serangkaian perintah eksekutif dari presiden baru, dan persidangan pemakzulan mantan Presiden Donald Trump.

Tak satu pun dari ketiga hal itu menjadi pertanda baik bagi kerja sama bipartisan. Senat bahkan tidak bisa menyetujui aturan pelaksanaan mendasar sehingga rasa pesimis bisa dimaklumi.

Namun, ketika para ahli melihat bidang kebijakan utama yang disebut-sebut Biden dalam pidato pengukuhannya minggu lalu, setidaknya ada beberapa bidang di mana kesepakatan bipartisan masih mungkin dicapai.

Pemerintahan Biden mengajukan anggaran sebesar $1,9 triliun untuk berbagai program yang terkait dengan pandemi virus corona. Sejumlah program itu termasuk anggaran stimulus ekonomi utama dan investasi besar dalam infrastruktur federal untuk memvaksinasi sebanyak dan secepat mungkin warga Amerika.

Partai Republik di Kongres dengan cepat mengecap proposal "mati saat tiba" karena jumlahnya, tetapi beberapa pengamat yakin keengganan awal mereka mungkin bisa diatasi oleh realitas ekonomi negara.

“Saya kira meskipun orang-orang menyebutnya tidak akan lolusada banyak hal dalam RUUini yang mungkin akan berhasil,” kata Howard Gleckman, seorang ilmuwan senior di Pusat Kebijakan Pajak Urban-Brookings.

Ia mengatakan beberapa anggota Kongresakan ingin menghalangi program vaksinasi melawan virus sementara sebagian ada yang akan memperdebatkan besarnya stimulus, bagian yang disukai pada proposal itu yang akan mempersulit penolakan secara keseluruhan.

Khusus mengenai kebijakan perpajakan, Gleckman yakin ada kesepakatan bipartisan yang cukup besar mengenai sejumlah proposal yang mungkin muncul dalam paket keringanan atau rancangan undang-undang (RUU) lanjutan. Ada dukungan untuk memperluas kredit pajak yang diterima wajib pajak untuk anak-anak di bawah asuhan mereka dan untuk memperluas Kredit Pajak Pendapatan untuk pekerja tanpa anak.

Gleckman mengatakan kredit pajak Buatan Amerika yang diprakarsai Biden, yang hendak memacu manufaktur domestik,kemungkinan juga akan mendapat dukungan bipartisan. [my/ft]

XS
SM
MD
LG