Tautan-tautan Akses

SBY Minta Gita Wirjawan Tetap Bertugas Sampai Ada Pengganti


Juru Bicara Presiden Julian Aldrin Pasha dan Mensesneg Sudi Silalahi mengumumkan tanggapan Presiden terkait pengunduran diri Gita Wirjawan sebagai Menteri Perdagangan, Sabtu (1/2). (VOA/Andylala)
Juru Bicara Presiden Julian Aldrin Pasha dan Mensesneg Sudi Silalahi mengumumkan tanggapan Presiden terkait pengunduran diri Gita Wirjawan sebagai Menteri Perdagangan, Sabtu (1/2). (VOA/Andylala)

Presiden Yudhoyono meminta Gita Wiryawan tetap melaksanakan tugas sebagai menteri perdagangan sampai penggantinya ditetapkan.

Menteri Sekretaris Negara Sudi Silalahi di Kantor Presiden, Jakarta, Sabtu (1/2) mengatakan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono telah menerima surat permintaan pengunduran diri Menteri Perdagangan Gita Wirjawan, namun Presiden meminta Gita tetap melaksanakan tugas sampai penggantinya ditetapkan.

"Menteri Perdagangan telah mengajukan pengunduran diri tertanggal 31 Januari 2014, dan Presiden telah membaca surat itu dengan seksama dan memberikan respons yang positif. Beliau mengatakan bahwa ini contoh seorang pejabat yang beretika politik. Meski pengunduran diri pak Gita Wirjawan terhitung 31 Januari, namun beliau masih diminta melaksanakan tugas sampai ditunjuk pengganti definitif yang telah ditetapkan oleh Presiden," ujarnya.

Sudi menambahkan, Presiden akan berkonsultasi dengan Wakil Presiden Boediono untuk mencari pengganti Menteri Perdagangan yang baru, dan dalam waktu dekat akan diumumkan ke publik.

Usai memberikan keterangan pers kepada wartawan, Sudi Silalahi kemudian membagikan salinan surat pengunduran diri Gita yang disampaikan kepada Presiden. Dalam surat itu, Gita menyatakan alasan dia mengundurkan diri dari jabatan menteri perdagangan dengan didasari oleh kesadaran etis tentang besarnya potensi konflik kepentingan jika ia terlibat dalam proses politik di konvensi Partai Demokrat tapi masih menjalankan tugas sebagai menteri perdagangan.

Juru Bicara Presiden Julian Aldrin Pasha memastikan, pengunduran diri Gita Wirjawan tidak ada kaitannya dengan skandal beras impor asal Vietnam. Julian juga mengatakan, Gita tidak terlibat dalam kasus impor beras asal Vietnam itu.

"Kasus beras impor tentu ditangani itu dikelola dengan baik. Artinya tentu akan ada pihak yang akan menjelaskan. Saya belum ada informasi mengenai hal ini. Tapi yang pasti yang bisa saya sampaikan adalah pak Gita Wirjawan yang kami ketahui tidak ada kaitan atau hubungannya dengan kasus beras impor dari Vietnam yang terus mengemuka belakangan ini," ujarnya.

Ketika ditanya mengenai apa langkah antisipasi pemerintah jika terjadi pengunduran diri menteri-menteri lain menjelang pemilu, Julian menyatakan sistem yang dijalankan tiap kementerian sudah mapan. Artinya, jika ada menteri lain menyusul langkah Gita melepas jabatan di kabinet, kinerja kementerian itu tidak akan terpengaruh, ujarnya.

"Bilamana kekosongan atau tidak adanya pos menteri, tentu itu akan langsung dijalankan atau dilaksanakan oleh pejabat yang mungkin ditunjuk sebagai pelaksana tugas atau caretaker. Atau langsung ditunjuk oleh bapak Presiden," ujarnya.

Wakil Ketua Komisi IV Firman Subagyo kepada VOA mengatakan pengunduran diri Gita Wirjawan sangatlah tidak tepat. Karena menurutnya, Gita mundur saat muncul persoalan beras impor yang terus menuai polemik di masyarakat.

"Tentunya itu hak prerogratif Presiden ya. Namun, tentunya kami melihat bahwa pengunduran diri pak Gita ini tidak tepat karena pada posisi ada persoalan besar yang harus beliau selesaikan. Ini orang akan berpandangan apakah untuk menghindari kemelut persoalan impor beras yang terjadi di Kementerian Perdagangan. Atau mungkin ada agenda lain. Kan seperti itu," ujarnya.

Gita Wirjawan mengumumkan pengunduran dirinya Jumat terkait keikutsertaannya dalam pemilihan calon kandidat presiden dalam Konvensi Partai Demokrat.

Sementara terkait masalah impor beras Vietnam, Gita memastikan keputusan mengimpor beras dari Vietnam adalah rekomendasi dari Menteri Pertanian. Dalam beberapa hari ke depan, menurutnya, Kementerian Perdagangan akan mengungkap misteri dibalik beras impor ilegal dari Vietnam yang masuk ke Indonesia.

Recommended

XS
SM
MD
LG