Tautan-tautan Akses

Presiden Filipina Tolak Ungkap Akun Banknya untuk Diperiksa


Presiden Filipina Rodrigo Duterte memberikan sambutan dalam perayaan tahun ke-19 berdirinya organisasi Relawan Anti Korupsi dan Kejahatan di Istana Kepresidenan Malacanang di Manila, Filipina, 16 Agustus 2017. (Foto: dok).

Presiden Filipina menolak tuntutan dari pengecam paling kerasnya untuk mengungkapkan secara rinci ke publik akun-akun banknya untuk membantah tuduhan bahwa ia memiliki banyak uang yang tidak jelas asal-usulnya.

Pada sebuah konferensi pers, Rabu (13/9), Rodrigo Duterte mengatakan, jika Senator Antonio Trillanes IV ingin mendapatkan bukti, ia seharusnya mencarinya sendiri.

Trillanes pertama kali menuding Duterte memiliki kekayaan dari sumber yang tidak jelas pada kampanye presiden tahun lalu. Februari lalu, ia kembali mengangkat isu tersebut karena karena Duterte belum mengungkapkan rincian sumber uang di akunnya banknya yang mencapai 39 juta dolar AS sebagai mantan walikota.

Duterte tanpa sengaja mengangkat kembali isu itu ke permukaan setelah ia menuduh Trillanes memiliki sejumlah akun bersama yang tidak jelas dengan orang-orang Tionghoa di Hong Kong, Malaysia, Australia dan AS. Trillanes membantahnya dengan membuat lebih dari 10 surat kesediaan yang mengizinkan pihak berwenang memeriksa akun-akun bank-nya yang dicurigai dan menuntut Duterte melakukan hal serupa.

Duterte sangat membenci Trillanes, mantan pejabat angkatan laut yang pernah ditahan karena merencanakan kudeta yang gagal. Duterte mengejek Trillanes sebagai pecundang karena kalah dalam pemilu wakil presiden tahun lalu, dan menuduh senator itu menyimpan dana besar di akun banknya namun tidak cukup besar untuk memicu penyelidikan Bank Sentral. [ab/uh]

XS
SM
MD
LG