Tautan-tautan Akses

Polisi Inggris Tangkap Tersangka Kedua Pemboman London


Seorang penumpang berjalan ke peron stasiun kereta bawah tanah Parsons Green setelah dibuka kembali, 16 September 2017, akibat serangan teror di kereta di stasiun di London.

Polisi Inggris mengatakan telah menangkap tersangka kedua terkait pemboman kereta bawah tanah di London.

Polisi mengatakan, melalui sebuah pernyataan, mereka menangkap seorang pria berusia 21 tahun di Hounslow, kawasan pinggir Barat London, di mana Bandara Heathrow berlokasi, menjelang Sabtu (16/9) tengah malam. Ia ditangkap berdasarkan UU Anti-Terorisme Inggris.

Sebelumnya pada hari yang sama, seorang tersangka lain, pria berusia 18 tahun, ditangkap di Dover, sebuah kawasan pelabuhan di mana terdapat terminal besar feri yang menghubungkan Inggris dan Perancis.

"Ia ditangkap atas dugaan melakukan, menyiapkan, atau menyulut aksi terorisme,“ kata wakil asisten komisaris polisi Neil Basu, pada konferensi pers, Sabtu.

Peta stasiun kereta Parsons Green di London, Inggris.
Peta stasiun kereta Parsons Green di London, Inggris.

Menyusul penangkapan itu, polisi mengevakuasi pelabuhan
Dover dan sebuah kawasan permukiman di pinggiran London dalam usaha menggeledah sebuah rumah di dekatnya.

Menurut warga kawasan permukiman Sunbury, rumah yang digeledah itu ditempati pasangan lanjut usia, Penelope dan Ronald Jones, yang telah puluhan tahun menangani anak-anak yatim-piatu. Ratu Elizabeth pernah menganugerahi mereka penghargaan atas pengabdian mereka kepada masyarakat pada tahun 2010.

Sebelumnya pada hari Sabtu, pihak berwenang transportasi London juga membuka kembali stasiun kereta bawah tanah Parsons Green, di mana pemboman itu terjadi.

ISIS mengaku bertanggungjawab atas serangan itu. Namun kelompok teroris itu sering mengaku mendalangi serangan yang mungkin tidak ada kaitan dengan mereka. [ab]

XS
SM
MD
LG