Tautan-tautan Akses

Polisi, Demonstran Bentrok Berjam-jam di Beirut


Para pengunjuk rasa meneriakkan slogan-slogan selama protes yang sedang berlangsung ketika polisi anti huru hara berdiri di depan gedung Kementerian Keuangan di Beirut, Lebanon, 29 November 2019. (Foto: AP)

Pasukan keamanan Lebanon menembakkan peluru karet, gas air mata dan menyemprotkan meriam air untuk membubarkan para demonstran anti-pemerintah dari Beirut tengah dalam bentrokan yang berlangsung berjam-jam hingga Minggu pagi(15/12).

Kekerasan yang terjadi dalam protes di Beirut itu termasuk salah satu yang terburuk sejak berbagai unjuk rasa dimulai dua bulan lalu.

Lebih dari 40 demonstran cedera. Sebagian karena dipukuli dengan pentungan oleh pasukan keamanan. Berbagai bentrokan itu menyebabkan pusat kota lumpuh selama delapan jam. Sementara pasukan keamanan menembakkan gas air mata ke ratusan demonstran, yang membakari tong-tong sampah di jalan.

Para demonstran meneriakkan slogan-slogan menentang pasukan keamanan dan pejabat pemerintah. Mereka melempari polisi dengan batu.

Lebanon sedang menghadapi krisis ekonomi terburuk dalam puluhan tahun. Para demonstran menuduh para elit yang berkuasa salah mengurus negara dan korupsi selama tiga puluh tahun. [vm/ft]

XS
SM
MD
LG