Tautan-tautan Akses

Polisi Cari Perempuan Pengancam Sekolah di Colorado


Kepala Sekolah SMA Columbine, Scott Christy, kanan, bergabung dengan petugas dalam mengawasi para siswa yang meninggalkan sekolah Selasa sore, 16 April 2019, di Littleton, Colorado (foto: AP Photo/David Zalubowski)
Kepala Sekolah SMA Columbine, Scott Christy, kanan, bergabung dengan petugas dalam mengawasi para siswa yang meninggalkan sekolah Selasa sore, 16 April 2019, di Littleton, Colorado (foto: AP Photo/David Zalubowski)

Polisi di negara bagian AS di Colorado mencari seorang perempuan berusia 18 tahun yang dicurigai melakukan ancaman yang menyebabkan penutupan di beberapa sekolah di daerah Denver.

Ancaman itu disampaikan hanya beberapa hari sebelum peringatan 20 tahun penembakan massal di Columbine High School di Littleton, Colorado.

FBI dan polisi setempat mengidentifikasi perempuan itu sebagai Sol Pais, yang diduga melakukan perjalanan ke Colorado pada Senin malam "dan membuat ancaman di wilayah metropolitan Denver," kata Kantor Sheriff Jefferson County di Facebook.

Pejabat tidak memberikan rincian lebih lanjut tentang ancaman itu atau mengatakan dari mana asal Pais, tetapi mengatakan ia dianggap bersenjata dan sangat berbahaya.

"Kami saat ini sedang menyelidiki apa yang tampaknya merupakan ancaman kredibel yang mungkin melibatkan sekolah-sekolah itu," kata Kantor Sheriff Jefferson County dalam sebuah tweet. "Anak-anak aman. Para deputi ada di sekolah."

Di antara sekolah-sekolah yang menjadi sasaran ancaman adalah SMA Columbine, di mana pada tanggal 20 April 1999, dua siswa, Dylan Klebold, 17, dan Eric Harris, 18, membunuh 13 orang dan melukai 24, sebelum bunuh diri.

Sejak itu, ancaman kekerasan telah menjadi fakta menyakitkan bagi sekolah itu setiap hari. Pada suatu hari di bulan Desember, sekolah itu menerima dua ancaman, seorang penelepon mengklaim bom ditanam di dalam SMA Columbine dan yang lainnya melaporkan seorang laki-laki membawa pistol. Tidak satupun dari klaim itu ditemukan.

Menjelang peringatan peristiwa penembakan tersebut, para pejabat mengatakan ancaman terhadap sekolah meningkat dan sejumlah orang yang penasaran masuk ke sekolah tanpa izin kadang-kadang jumlahnya mencapai puluhan per hari. [my]

XS
SM
MD
LG