Tautan-tautan Akses

Pihak Berwenang Bali Usahakan Pemulangan Pengungsi dari Daerah Aman


Seorang perempuan menggendong anaknya di sebuah aula olahraga di daerah Klungkung, Bali, yang menjadi pusat evakuasi sementara bagi warga yang tinggal di dekat Gunung Agung, 28 September 2017. (REUTERS/Darren Whiteside).

Pihak berwenang sedang berusaha meyakinkan lebih dari separuh dari 144 ribu orang yang mengungsi dari ancaman gunung berapi di Bali untuk pulang ke rumah mereka hari Sabtu (30/9), dengan mengatakan mereka mengungsi dari daerah-daerah yang aman.

Gunung Agung di Bali, tempat wisata yang terkenal atas kesuburan tanah, budaya Hindu dan pantai yang indah, telah berada pada tingkat peringatan tertinggi selama lebih seminggu, yang menimbulkan pengungsian dari zona bahaya resmi dan daerah-daerah yang jauh dari zona itu.

Pihak berwenang mengatakan zona tertutup yang berlaku dalam jarak 12 kilometer dari kawah, adalah daerah risiko lava, lahar dan awan abu yang sangat panas, gas dan pecahan batu, kalau letusan kuat terjadi.

Penduduk yang berada di luar zona bahaya, kami mendesak mereka agar pulang ke rumah dan meneruskan kehidupan sehari-hari,” kata Putu Widiada, kepala badan penanggulangan bencana di daerah Klungkung, di selatan gunung berapi itu, dari mana kira-kira 22 ribu orang telah mengungsi. “Kami sedang berusaha mendaftar penduduk yang tinggal di luar zona bahaya.”

Gubernur Bali telah memperingatkan bahwa penduduk yang meninggalkan apa yang digolongkan pemerintah sebagai desa-desa yang aman telah menjadi beban terhadap pengungsi yang sesungguhnya dan tempat-tempat pemondokan sementara telah didirikan untuk menampung mereka,” kata gubernur. [gp]

XS
SM
MD
LG