Tautan-tautan Akses

Petani Belanda Gelar Protes Pemangkasan Emisi


Petani saat demonstrasi di dekat Institut Nasional Kesehatan Masyarakat dan Lingkungan di De Bilt, Belanda tengah, sebagai ilustrasi. Para petani Belanda pada Senin (4/7) memblokir pusat-pusat distribusi supermarket dengan menggunakan sejumlah traktor dan truk. (Foto: AP)
Petani saat demonstrasi di dekat Institut Nasional Kesehatan Masyarakat dan Lingkungan di De Bilt, Belanda tengah, sebagai ilustrasi. Para petani Belanda pada Senin (4/7) memblokir pusat-pusat distribusi supermarket dengan menggunakan sejumlah traktor dan truk. (Foto: AP)

Para petani Belanda pada Senin (4/7) memblokir pusat-pusat distribusi supermarket dengan menggunakan sejumlah traktor dan truk. Mereka marah atas rencana pemerintah untuk memangkas emisi.

Pusat penerbangan tersibuk di Belanda, Bandara Schiphol, mendesak para pelancong untuk menggunakan transportasi umum untuk mencapai terminalnya di tengah kekhawatiran bahwa aksi blokade itu juga akan menarget bandara-bandara.

Kerusuhan di kalangan petani Belanda dipicu oleh usul pemerintah untuk memangkas emisi polutan seperti nitrogen oksida dan amonia hingga 50% pada tahun 2030. Pemerintah-pemerintah provinsi telah diberi waktu satu tahun untuk merumuskan rencana untuk mencapai tujuan tersebut.

Keputusan pemerintah itu diperkirakan akan mengarah pada pengurangan ternak dan pembelian beberapa peternakan yang ternaknya menghasilkan amonia dalam jumlah besar. Para petani berargumen bahwa mereka menjadi sasaran yang tidak adil dan pemerintah tidak terlalu peduli pada masa depan mereka.

Organisasi payung untuk supermarket meminta polisi untuk mengambil tindakan dan memperingatkan kemungkinan terjadinya kelangkaan barang di supermarket-supermarket.

“Pemblokiran pusat-pusat distribusi merugikan warga Belanda. Supermarket-supermarket melakukan segala yang mereka bisa untuk menjaga stok toko, tetapi jika blokade berlanjut, itu dapat menyebabkan orang tidak dapat berbelanja kebutuhan sehari-hari,'' kata Biro Pusat Perdagangan Makanan dalam sebuah pernyataan.

Pada akhir pekan, pemerintah menunjuk seorang perantara untuk memimpin pembicaraan antara organisasi-organisasi petani dan para pejabat yang menyusun langkah-langkah pengurangan polusi. Namun, Perdana Menteri Mark Rutte telah mengesampingkan kemungkinan negosiasi dengan para petani yang bertanggung jawab atas aksi-aksi protes radikal.

Kelompok lobi pertanian LTO menggambarkan perantara itu, Johan Remkes, sebagai pejabat berpengaruh dengan pengetahuan mendalam tentang masalah tersebut dan mengatakan bahwa terbuka untuk berbicara dengannya.

Menurut LTO, ada hampir 54.000 bisnis pertanian di Belanda dengan total ekspor 94,5 miliar euro pada 2019. [ab/ka]

Forum

Recommended

XS
SM
MD
LG