Tautan-tautan Akses

Pertumbuhan Investasi Properti di China Melambat pada Oktober


Seorang pekerja China berdiri memperhatikan peta sebuah pusat perbelanjaan mewah di Pusat Bisnis di Beijing, Selasa, 27 Juni 2017.

Penjualan properti dan konstruksi properti baru di China mulai menurun pada Oktober, seiring dengan melambatnya pertumbuhan pasar properti setelah berkembang pesat selama dua tahun. Likuiditas yang ketat dan penertiban atas pinjaman-pinjaman berisiko mulai mengekang laju pasar properti China.

Investasi real estat juga melambat pada Oktober, sesuai dengan perkiraan, karena pemerintah sedang merencanakan menurunkan sektor properti secara perlahan di tengah pertumbuhan ekonomi negara itu yang secara bertahap mulai melambat.

Real estat yang secara langsung mempengaruhi 40 sektor bisnis lain di Tiongkok, merupakan pendorong penting pertumbuhan ekonomi. Namun sektor itu juga menimbulkan risiko besar karena Beijing berusaha mengendalikan harga rumah yang melejit,tanpa menghancurkan pasar properti.

Investasi properti tumbuh 5,6 persen pada Oktober dibandung periode yang sama tahun lalu, melambat dari pertumbuhan 9,2 persen pada September, menurut perhitungan Reuters berdasarkan data Biro Statistik Nasional, Selasa (14/11). Pertumbuhan investasi properti pada Oktober merupakan yang paling lambat sejak bulan Juli.

Investasi dalam 10 bulan pertama tahun ini naik 7,8 persen dari periode yang sama tahun sebelumnya. Pertumbuhan investasi selama Januari hingga September mencapai 8,1 persen. Angka itu terutama terfokus pada real estat untuk hunian,tetapi juga mencakup ruang kantor dan komersial.

Perekonomian China mengejutkan pasar finansial dan investor global dengan tumbuh kuat 6,9 persen hingga kuartal ketiga tahun ini. [ds/fw]

Opini Anda

Tunjukkan komentar

XS
SM
MD
LG