Tautan-tautan Akses

AS

Perempuan yang Diduga Kirim Surat Risin ke Gedung Putih, Ditangkap


Seorang anggota pasukan pengamanan presiden berjaga di West Wing depan Ruang Kabinet di mana Presiden Donald Trump menggelar konferensi pers, di Gedung Putih, Washington, 11 Mei 2020. (Foto: Reuters)

Seorang perempuan yang diduga mengirim sebuah amplop berisi racun risin, yang dialamatkan ke Gedung Putih, telah ditangkap di perbatasan New York-Kanada. Kabar itu menurut tiga pejabat penegak hukum yang berbicara kepada Associated Press pada Minggu (20/9).

Para pejabat itu mengatakan perempuan tersebut dibawa ke tahanan oleh para pejabat Bea Cukai dan Perlindungan Perbatasan AS. Perempuan itu diperkirakan akan menghadapi dakwaan federal.

Polisi Kanada telah mengatakan surat itu sepertinya berasal dari Kanada.

Para pejabat mengatakan surat itu dicegat di sebuah fasilitas pemerintah yang menyortir surat-surat yang dialamatkan ke Gedung Putih dan Presiden Donald Trump.

Menurut para pejabat tersebut sebuah penyelidikan awal mengindikasikan bahwa surat itu positif mengandung risin.

Para pejabat itu tidak berwenang membahas secara publik penyelidikan yang sedang berlangsung dan berbicara kepada wartawan dengan syarat identitasnya dirahasiakan.

Ini bukan pertama kalinya pejabat AS ditarget dengan surat mengandung risin yang dikirim lewat pos.

Seorang veteran Angkatan Laut ditangkap pada 2018 dan mengaku mengirim amplop-amplop kepada Trump dan sejumlah anggota pemerintahannya yang mengandung zat turunan risin. Surat-surat itu dicegat dan tidak ada seorangpun yang cedera.

Pada 2014, seorang laki-laki Mississippi dihukum 25 tahun penjara setelah mengirim surat-surat bertabur risin kepada Presiden Barack Obama dan para pejabat lain. [vm/ft]

XS
SM
MD
LG