Tautan-tautan Akses

Perdana Menteri Israel Minta Kekebalan dari Parlemen


Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menghadiri rapat kabinet di kantornya di Yerusalem, 29 Desember 2019.

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu, Rabu (1/1/2020), meminta parlemen untuk memberinya kekebalan. Permohonan itu disampaikan beberapa minggu setelah ia didakwa dengan berbagai tuduhan korupsi.

Netanyahu, perdana menteri yang paling lama berkuasa di Israel, sedang berjuang untuk mempertahankan jabatannya pada dua fron - tuduhan korupsi dan oposisi keras dari partai sentris baru.

Permintaan kekebalan itu diperkirakan akan menunda dimulainya proses pengadilan selama berbulan-bulan, karena anggota parlemen baru akan memberikan suara atas isu itu setelah pemilihan 2 Maret.

Netanyahu pada November 2019 lalu didakwa jaksa agung melakukan suap, penipuan dan melanggar kepercayaan dalam tiga kasus korupsi.

Pemimpin partai sayap kanan Likud itu menyangkal tuduhan dan menuduh jaksa dan media mengada-ada.

Menanggapi pengumuman perdana menteri, saingannya Benny Gantz, pemimpin partai sentris Biru dan Putih, mengatakan "Netanyahu tahu bahwa ia bersalah." Gantz mengatakan partainya sendiri akan melakukan apapun untuk "mencegah pemberian kekebalan."

Perdana menteri yang berkuasa baru akan diminta mengundurkan diri setelah dinyatakan bersalah dan setelah semua cara untuk naik banding telah dilakukan.[ka/ii]

Lihat komentar (1)

XS
SM
MD
LG