Tautan-tautan Akses

Surplus Perdagangan China dengan AS Capai Rekor Bulan Lalu


Seorang pekerja memeriksa boneka panda yang akan diekspor untuk pasar Amerika dan Eripa di pabrik boneka Lianyungang, Jiangsu, China (foto: ilustrasi).

Surplus perdagangan China dengan Amerika mencapai rekor tertinggi Agustus lalu yaitu 31 miliar dolar, meskipun ada pemberlakuan tarif besar-besaran terhadap barang-barang China.

Berita tentang surplus perdagangan itu datang hanya beberapa jam setelah Presiden Amerika Donald Trump mengancam akan memberlakukan tarif baru lain yang bernilai 267 miliar dolar terhadap impor barang-barang China, yang akan mencakup hampir semua barang impor China ke Amerika.

Tarif potensial ini di luar pengenaan tarif impor 50 miliar dolar terhadap barang-barang China yang sudah diberlakukan, serta 200 miliar dolar lain yang menurut Trump “akan diberlakukan segera.”

Trump mengatakan hal ini kepada wartawan yang melakukan perjalanan bersamanya ke Fargo, North Dakota, bahwa “selain itu akan ada pemberlakuan 267 miliar dolar lain yang akan diberlakukan dalam waktu singkat jika saya mau.”

Kebijakan ini akan mengenakan pajak baru terhadap hampir semua barang-barang impor China.

Pernyataan Trump hari Jumat (8/9) ini disampaikannya sehari setelah berakhirnya masa memberikan pandangan publik tentang proposalnya untuk menambah bea masuk bernilai 200 miliar dolar lagi pada impor barang-barang China.

Penasihat ekonomi Gedung Putih Larry Kudlow mengatakan pemerintah Trump akan mengevaluasi pandangan-pandangan publik itu sebelum membuat keputusan baru tentang usulan tarif baru tersebut.

Kantor Perwakilan Perdagangan Amerika menerima hampir enam ribu pandangan publik dalam tujuh hari dengar pendapat tentang usulan itu.

Pemerintahan Trump mengatakan pemberlakuan tarif terhadap barang-barang China itu akan memaksa China menerapkan kebijakan perdagangan dengan persyaratan yang lebih menguntungkan Amerika. [em]

Lihat komentar (1)

Forum ini telah ditutup.

Recommended

XS
SM
MD
LG