Tautan-tautan Akses

Penuturan Anak Migran tentang Kondisi Memilukan Penampungan di Texas


Foto dari Badan Penegakan Imigrasi dan Bea Cukai AS menunjukkan para ibu migran dan anak-anak mereka di Pusat Permukiman Keluarga Texas Selatan, di Dilley, Texas, 9 Agustus 2018.
Foto dari Badan Penegakan Imigrasi dan Bea Cukai AS menunjukkan para ibu migran dan anak-anak mereka di Pusat Permukiman Keluarga Texas Selatan, di Dilley, Texas, 9 Agustus 2018.

Selama hampir dua minggu, gadis migran berusia 12 tahun mengatakan, ia dan adik perempuannya yang berusia 6 tahun ditahan di dalam kantor Patroli Perbatasan di Texas. Mereka tidur di lantai dan sebagian anak ditinggal di ruang terkunci. Mereka menangis memanggil orang tua mereka.

Dia adalah salah satu dari ratusan anak-anak migran yang ditahan tahun ini di sel-sel kantor Bea Cukai dan Perlindungan Perbatasan AS di dekat El Paso yang mendapat kecaman karena menahan anak-anak dalam kondisi kotor dan tidak sehat.

Dalam sebuah video yang diperoleh kantor berita Associated Press, gadis yang berbicara dalam bahasa Spanyol itu memberi tahu pengacaranya yang berbasis di Minnesota, Alison Griffith. Griffith mengatakan anak-anak itu “diperlakukan dengan buruk” dan tidak diizinkan bermain atau mandi. Wajah gadis itu tidak terlihat di video untuk melindungi privasi agar tidak membahayakan kasus keimigrasian mereka.

Pengacara di El Paso, Texas, Taylor Levy, yang bekerja dengan keluarga gadis itu mengatakan, dia dan saudara perempuannya terpisah dari bibinya ketika mereka tiba di AS pada 23 Mei. Anak-anak yang berasal dari Amerika Tengah itu ditempatkan di kantor Patroli Perbatasan di Clint, Texas, kata Levy. Bibinya masih ditahan.

Levy mengatakan, ibu anak-anak perempuan itu melarikan diri dari suami yang menganiayanya dan tiba di AS empat tahun lalu. Ia telah mengajukan permohonan suaka. Gadis-gadis itu tetap tinggal bersama bibi mereka, tetapi ketiganya menuju ke utara pada bulan Mei setelah ayah gadis-gadis itu mengancam mereka, kata Levy. [ps/ft]

XS
SM
MD
LG