Tautan-tautan Akses

AS

Penjualan Eceran dan Inflasi AS Naik Bulan Januari


Warga AS berbelanja di kawasan Times Square, New York (foto: ilustrasi).

Penjualan eceran dan inflasi di Amerika naik pada bulan Januari, menguatkan kebijakan Bank Sentral Amerika untuk menaikkan suku bunga.

Penjualan eceran naik empat per sepuluh persen bulan Januari lalu. Ekonom di Bank PNC Gush Faucher mengatakan kenaikan itu sebagian karena membaiknya pasar lapangan kerja, yang kini memiliki “lebih banyak lowongan kerja dan upah yang lebih tinggi” karena tenaga kerja yang tersedia menjadi lebih langka.

Sebagian ekonom mengamati penjualan eceran karena permintaan akan barang konsumen menjadi penggerak kegiatan ekonomi.

Sebuah laporan terpisah menunjukkan harga konsumen naik pada laju tercepat dalam hampir empat bulan, dengan harga-harga naik enam per sepuluh bulan Januari lalu dan 2,5 persen selama tahun lalu.

Bank Sentral Amerika berupaya menjaga kenaikan harga tidak terlalu tinggi pada dua tingkat dua persen per tahun, dapat menaikkan suku bunga untuk menurunkan inflasi.

Dalam keterangan di depan beberapa komisi Kongres pekan lalu, Direktur Bank Sentral Amerika Janet Yellen menegaskan Bank Sentral

sedang mempertimbangkan serangkaian kenaikan suku bunga tahun ini, tetapi tidak mengatakan kapan itu akan dilakukan.

Pertemuan Bank Sentral berikutnya untuk membahas kebijakan suku bunga akan dilangsungkan pada pertengahan Maret.

Bank Sentral Amerika memangkas tingkat suku bunga hingga hampir nol persen selama resesi, untuk membantu mendorong pertumbuhan ekonomi. Tetapi sebagian besar ekonom mengatakan perekonomian Amerika yang sedang pulih tidak lagi memerlukan bantuan seperti itu. Yellen hari Selasa (14/2) mengatakan menunggu terlalu lama untuk menaikkan suku bunga bisa membuat inflasi melonjak dan memaksa Bank Sentra menaikkan suku bunga secara tajam, yang dapat mengacaukan perekonomian. [em/ds]

XS
SM
MD
LG