Tautan-tautan Akses

Pengunjung Pantai di Inggris Abaikan Protokol Covid-19


Pengunjung memadati pantai Bournemouth di Inggris selatan dan mengabaikan protokol kesehatan Covid-19, hari Kamis (25/6).

Polisi di kota pantai selatan Inggris yang populer di Bournemouth, Kamis (25/6) menyatakan "insiden besar" setelah ribuan orang yang memadati daerah itu menyebabkan "masalah luas" dan menunjukkan "perilaku yang tidak bertanggung jawab" dengan mengabaikan pedoman kesehatan COVID-19.

Pada situs web kota itu, pejabat kota Bournemouth mengatakan, "hari terpanas tahun ini " tampaknya membawa keramaian ke pantai dan berkontribusi pada perilaku kacau, termasuk perkelahian, konsumsi alkohol berlebihan, parkir ilegal, berkemah dan membuang sampah sembarangan.

Dalam pernyataan di situs web, Pemimpin Dewan Kota, Vikki Slade mengatakan para pejabat benar-benar terkejut dengan pemandangan di pantai dalam 24-48 jam terakhir. Ia mengatakan kerumunan dan kerusuhan membuat pejabat tidak punya pilihan selain menyatakan kejadian itu sebagai insiden besar dan memulai tanggapan darurat.

Asisten Kepala wilayah Dorset, Constable Sam de Reya menjelaskan pernyataan "insiden besar" itu memungkinkan polisi setempat mengerahkan petugas tambahan dan keamanan untuk mengawasi daerah tersebut, menegakkan peraturan parkir dan lalu lintas, dan melindungi masyarakat.

Langkah-langkah menjaga jarak sosial telah dilakukan di Inggris sejak Maret untuk mencegah penyebaran virus corona. Langkah-langkah itu termasuk mengenakan masker dan menjaga jarak dua meter dari orang lain. Perdana Menteri Inggris Boris Johnson awal pekan ini mengumumkan bahwa bar, restoran, dan bisnis yang tidak esensial lainnya akan dibuka kembali pada 4 Juli. [my/jm]

Recommended

XS
SM
MD
LG