Tautan-tautan Akses

Kasus Corona Melonjak Drastis, New Delhi Langsungkan Survei Kesehatan


Staf medis mengenakan alat Pelindung Diri (APD), melakukan pemeriksaan medis dari pintu ke pintu di dalam daerah kumuh Dharavi untuk melawan penyebaran virus Covid-19, di Mumbai, 24 Juni 2020.

Jumlah kasus virus corona terus meningkat secara signifikan di India. Pada Kamis (25/6), negara itu membukukan rekor baru penambahan kasus baru dalam sehari – yakni 16.922 kasus.

Kementerian Kesehatan India mengatakan, dengan tambahan tersebut, jumlah kasus yang telah dikukuhkan di India kini mencapai 473.105. Kementerian itu juga melaporkan, ada 418 kematian terkait virus corona pada Kamis, sehingga jumlah korban tewas kini mencapai 14.894.

Menyikapi perkembangan yang memprihatinkan ini, pemerintah akan melangsungkan survei besar-besaran yang menarget seluruh penduduk ibukota, New Delhi, yang diperkirakan berjumlah 29 juta orang.

New Delhi diketahui sebagai kota yang paling parah dilanda wabah Covid-19 di India. Jumlah kasus yang dikukuhkan di kota itu kini mencapai 70.390.

Sejumlah petugas pemerintah akan dikerahkan untuk datang dari rumah ke rumah untuk mencatat rincian kesehatan setiap warganya, dan melangsungkan tes terhadap setiap warga yang menunjukkan atau melaporkan gejala telah tertular. Survei itu akan berakhir pada 6 Juli.

Polisi akan menegakkan kebijakan pembatasan jarak fisik dan melarang pertemuan dalam jumlah besar di lebih dari 200 zona pengendalian di ibukota, di mana klaster-klaster besar telah dikukuhkan. Kamera-kamera pengawas dan pesawat nirawak (drone) pengintai juga akan digunakan.

Pemerintah New Delhi memproyeksikan jumlah kasus di ibukota bisa meningkat hingga lebih dari setengah juta menjelang akhir Juli. Pemerintah sedang mempertimbangkan untuk mengalihfungsikan hotel-hotel mewah dan stadion-stadion olahraga menjadi rumah-rumah sakit temporer. [ab/uh]

XS
SM
MD
LG