Tautan-tautan Akses

Penghematan Masih Sulit bagi Yunani


Seorang relawan membagikan makanan kepada para tunawisma di Athena, Yunani (foto: ilustrasi). Tingginya pengangguran dan merosotnya standar kehidupan makin terasa bagi warga di ibukota Yunani.

Prospek ekonomi terburuk bagi Yunani mungkin telah berkurang dalam sepekan terakhir, tetapi warga bernama Angelika Dinkel tidak terlalu peduli.

Setelah berbulan-bulan mengadakan perundingan, pemerintah Yunani minggu lalu menyetujui langkah- langkah penghematan lebih lanjut supaya bisa mengakses pinjaman dana talangan bernilai 94 miliar dolar.

Tetapi waktu dia menunggu gereja dibuka di pusat kota Athena dan harapan mendapat sumbangan 5 dolar atau bahkan 10 dolar kalau dia beruntung – pikiran perempuan berusia 60 tahun itu hanya terpusat pada kelangsungan hidup dari hari ke hari.

Mungkin ada pembicaraan tentang secercah harapan bagi negara yang mengalami trauma akibat tujuh tahun gejolak ekonomi, tetapi di jalan-jalan Athena, pembicaraan itu seakan tidak ada hubungannya dengan kenyataan sehari-hari.

"Tidak ada gunanya mengikuti perkembangan itu. Yang jelas keadaan menjadi lebih buruk," kata Dinkel, yang berjuang untuk mengumpulkan 50 dolar sebulan yang diperlukannya untuk membayar sewa kamar.

"Tidak ada yang mengira bisa seburuk ini."

Kalangan pejabat Yunani kini buru-buru menyelesaikan paket besar perundang-undangan yang telah disepakati dalam perundingan. Ini termasuk pemotongan pajak, pembukaan pasar- pasar energi dan pemotongan lebih lanjut dana pensiun. [sp]

XS
SM
MD
LG