Tautan-tautan Akses

Pengadilan Kasus Wartawan yang Terbunuh di Kapal Selam Dimulai


Kim Wall, wartawan berusia 30 tahun, tewas di kapal selam "UC3 Nautilus" (foto: dok).

Ketika para penyelam menemukan bagian-bagian tubuh yang dimutilasi dalam beberapa kantung plastik di dasar laut, satu per satu teka-teki mengerikan terungkap. Seorang wartawan muda Swedia yang melakukan perjalanan dengan kapal selam untuk mewawancarai pembuat kapal selam itu telah disiksa, dibunuh dan dibuang ke laut.

Pebisnis Peter Madsen diadili di pengadilan kota Kopenhagen karena membunuh Kim Wall yang berusia 30 tahun, di kapal selam miliknya, di negara Eropa utara yang biasanya sepi pemberitaan.

Madsen menyangkal membunuh Wall, dan mengatakan Wall meninggal mendadak dalam kapal selam UC3 Nautilus, ketika ia berada di atas dek. Namun ia mengaku telah memotong-motong mayat Wall sebelum “menguburkannya di laut.”

Sebagian orang tidak ingin bicara tentang Madsen atau diasosiasikan dengannya lagi. Sebagian lainnya tidak.

Mantan aktris film dewasa berusia 48 tahun, Dorthe Damsgaard, yang beberapa kali bertemu Madsen mengatakan “ia memiliki dua sisi : ia bisa berbicara sangat menarik dan menjadi sosok karismatik yang bisa bicara berjam-jam tentang kapal selamnya. Dan kemudian, sisi yang lebih kelam.”

Damsgaard mengatakan kepada Associated Press, ia beberapa kali menolak undangan Madsen untuk datang ke kapal selamnya karena ia mengidap klaustrophobik atau phobia pada ruangan tertutup. “Ia berterus terang pada saya tentang fantasi-fantasi seksualnya,” ujar Damsgaard, yang menggambarkan Madsen sebagai sosok yang “lucu, manipulatif, serius, dan sekaligus mengerikan.”

Istri Madsen, yang dilaporkan sedang mengajukan cerai, mengatakan kepada tim penyelidik bahwa Madsen secara terang-terangan mengungkapkan keinginannya menghadiri pesta seks tanpa dirinya.

Kapal selam seberat 33 ton yang panjangnya mencapai 18 meter itu tenggelam di selatan Kopenhagen. Madsen ditangkap tanpa perlawanan. [em/jm]

XS
SM
MD
LG