Tautan-tautan Akses

AS

Penduduk Keturunan Hispanik Etnis Minoritas Terbesar di Amerika


Keluarga hispanik menikmati popcorn di bioskop. (Foto: ilustrasi)

Soal imigran gelap yang kebanyakan datang dari Meksiko masih belum selesai, walaupun sudah diperdebatkan sejak lama. Presiden Donald Trump berkeras mendirikan tembok pemisah antara Amerika dan Meksiko untuk mencegah masuknya imigran gelap, dan beberapa tahun yang lalu pernah muncul kontroversi yang membuat marah sebagian orang Amerika.

Sumber kemarahan itu adalah iklan minuman keras vodka yang dibuat oleh perusahaan Swedia di Meksiko. Poster-poster besar dipasang di Meksiko menunjukkan peta benua Amerika Utara.

Yang jadi masalah bagi banyak orang Amerika, adalah peta itu menunjukkan kawasan Meksiko sebelum perang Amerika-Meksiko tahun 1848. Pada masa itu, apa yang sekarang menjadi negara bagian California, Texas, New Mexico, Utah, Colorado dan Arizona, masih merupakan bagian Meksiko.

Kampanye iklan oleh perusahaan pembuat vodka merek ‘Absolut’ itu agaknya memanfaatkan rasa kebangsaan banyak orang Meksiko, kata Favio Ucedo, pejabat perusahaan iklan Hispanik yang besar di Amerika. Kata Ucedo, banyak orang Meksiko masih ingat bagaimana Amerika mencuri tanah mereka, dan iklan ini adalah cara mereka untuk "merebut kembali," kawasan Meksiko itu. Kampanye iklan itu sempat memicu perdebatan sengit dalam berbagai blog-sites dalam jaringan internet.

"Iklan ini sangat menghina dan bersifat memecah-belah, kata seorang yang menggunakan nama samaran "New Yorker". Karena itu, tambahnya, saya tidak akan minum vodka merek Absolut lagi!"

Penulis blog lainnya mengatakan, "Saya lahir di Amerika. Keluarga saya sudah bermukim di sini selama lebih dari 200 tahun. Saya cinta negeri ini, tapi kita juga harus ingat bahwa kita mengambil negeri ini dari orang lain. Orang-orang Indian dan Meksiko sudah berada di Amerika lama sebelum kaum pendatang tiba dari Eropa, jadi kenapa kita harus marah?" kata penulis blog yang bernama “Gringo”.

Seorang blogger lain menulis, "Tiap hari saya melihat film, pertunjukan, kartun dan lain-lain yang menggambarkan orang Meksiko sebagai tidak berpendidikan, anggota geng, pedagang narkoba, dan tidak banyak yang menunjukkan citra Meksiko yang positif. Dengan satu iklan seperti ini, banyak orang Amerika naik pitam!"

Tapi mengingat penduduk keturunan Hispanik sekarang telah menjadi kelompok minoritas paling besar di Amerika, lebih besar dari kelompok kulit hitam, seorang penulis blog lainnya mengatakan: “Siapa peduli? Negeri kita perlahan-lahan sedang berubah menjadi Meksiko.”

Menurut Pew Research Center, menjelang tahun 2055, penduduk kulit putih tidak lagi akan merupakan mayoritas di Amerika Serikat (48 persen), keturunan Hispanik (24 persen), Asia (14 persen) dan kulit hitam (13 persen). [ii]

XS
SM
MD
LG