Tautan-tautan Akses

Pencarian Korban Kebakaran Kapal Feri di Jakarta Dilanjutkan


Tim penyelamat mencari korban dari puing-puing kapal feri yang terbakar di lepas pantai Jakarta setelah kapal itu berlabuh di Muara Angke Pelabuhan di Jakarta, Indonesia, Minggu, 1 Januari, 2017. (AP Photo/Rhana Ananda)

Pihak berwenang mengatakan kebakaran kapal feri Zahro Express hari Minggu (1/1) yang memuat lebih dari 260 orang mengakibatkan korban jiwa.

Pencarian 17 orang yang dilaporkan hilang setelah kebakaran kapal feri di lepas pantai Jakarta utara yang menewaskan 23 orang dilanjutkan hari Senin (2/1).

Para korban meninggal hari Minggu (1/1) dalam kebakaran kapal Zahro Express, yang memuat lebih 260 orang dari pelabuhan dekat Jakarta menuju Tidung, pulau wisata di Pulau Seribu. Sebagian besar penumpang adalah warga Indonesia yang berlibur merayakan Tahun Baru.

Dito, seorang pejabat dari badan SAR Jakarta, mengatakan sedikitnya lima kapal dan sejumlah speedboat dan perahu karet dikerahkan dalam pencarian itu.

Dito menambahkan dari 224 penumpang yang ditolong, 32 orang masih dirawat di tiga rumah sakit.

Seply Madreta, seorang pejabat BNPB, mengatakan kebakaran menghanguskan kira-kira separuh kapal itu, dan 23 meninggal akibatnya.

Dua puluh mayat yang ditemukan dalam kapal itu terbakar hingga tidak dapat dikenali dan diangkut ke rumah sakit Bhayangkara untuk diidentifikasi, kata Kolonel Umar Shabab dari bagian kesehatan Polda Jakarta.

Para saksi mengatakan kepada MetroTV bahwa kebakaran terjadi kira-kira 15 menit setelah kapal itu berangkat dari pelabuhan Muara Angke.

Penyebab kebakaran belum jelas. Beberapa penumpang mengatakan kepada media setempat bahwa mereka melihat asap mula-mula datang dari mesin kapal.

Direktur Perhubungan Laut, Tonny Budiono, mengatakan bahwa kebakaran itu kemungkinan besar disebabkan korsleting di ruang mesin.

Ia mengatakan dalam jumpa pers korsleting diperkirakan menjadi penyebab meledaknya tangki bahan bakar kapal tersebut. [gp]

XS
SM
MD
LG