Tautan-tautan Akses

Pemilihan Presiden Venezuela Diundur


Presiden Nicolas Maduro mencalonkan diri untuk masa jabatan enam tahun kedua (foto: dok).

Pemilihan presiden Venezuela, yang semula dijadwalkan 22 April, diundur menjadi setelah pertengahan Mei, demikian diumumkan badan pemilu negara tersebut hari Kamis (1/3).

Dewan Pemilu Nasional (CNE) mengumumkan penundaan itu dalam pernyataan tetapi tidak memberi tanggal pasti untuk pemilu tersebut, di mana Presiden Nicolas Maduro mencalonkan diri untuk masa jabatan enam tahun kedua.

Pemilihan pemerintah daerah Venezuela akan berlangsung pada hari yang sama, ujar CNE. Dikatakan, usul menunda pemilihan presiden itu disetujui kandidat pemerintah dan kandidat oposisi, Henri Falcon.

Ketua CNE, Tibisay Lucena, mengatakan kesepakatan kedua pihak menunjukkan fakta bahwa "pimpinan dan wakil kita dipilih dengan jaminan konstitusional dan demokratis yang paling luas."

Koalisi oposisi utama, MUD - yang memboikot pemilihan itu - telah lama mengkritik CNE sebagai alat pemerintah. MUD hari Kamis menghubungi Falcon, purnawirawan perwira militer, usia 56 tahun, agar menarik pencalonannya dalam pemilihan dan menuduhnya melegitimasi pemilihan yang tidak terjamin akan bebas dan adil. [ka/jm]

XS
SM
MD
LG