Tautan-tautan Akses

Pembicaraan Nuklir Iran Diperpanjang Sehari

Para anggota P5 + 1 berkumpul untuk negosiasi-negosiasi nuklir Iran di Lausanne, Swiss (30/3).
1/8 Para anggota P5 + 1 berkumpul untuk negosiasi-negosiasi nuklir Iran di Lausanne, Swiss (30/3).
Para pejabat dari negara-negara P5+1 dan Uni Eropa menunggu negosiasi-negosiasi dimulai di Hotel Beau Rivage Palace di Lausanne, Swiss (30/3).
2/8 Para pejabat dari negara-negara P5+1 dan Uni Eropa menunggu negosiasi-negosiasi dimulai di Hotel Beau Rivage Palace di Lausanne, Swiss (30/3).
Di tengah semakin dekatnya tenggat negosiasi nuklir, Menteri Luar Negeri AS John Kerry (tengah) dan Menteri Luar Negeri Inggris Philip Hammond (kedua dari kanan) menunggu bersama para pejabat dari Rusia, China, Perancis, Jerman, Uni Eropa dan Iran di Hotel Beau Rivage Palace Hotel di Lausanne, Swiss (30/3). ​(AP/Brendan Smialowski)
3/8 Di tengah semakin dekatnya tenggat negosiasi nuklir, Menteri Luar Negeri AS John Kerry (tengah) dan Menteri Luar Negeri Inggris Philip Hammond (kedua dari kanan) menunggu bersama para pejabat dari Rusia, China, Perancis, Jerman, Uni Eropa dan Iran di Hotel Beau Rivage Palace Hotel di Lausanne, Swiss (30/3). ​(AP/Brendan Smialowski)
Menteri Luar Negeri Iran Javad Zarif (kiri), kepala Organisasi Energi Atom Iran Ali Akbar Salehi (kedua dari kiri), Asisten Khusus Presiden Rouhani Hossein Fereydoun (kedua dari kanan), dan Wakil Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menunggu dimulainya negosiasi-negosiasi nuklir dengan para pejabat P5+1 di Hotel Beau Rivage Palace Hotel di Lausanne, Swiss (30/3). ​(AP/Brendan Smialowski)
4/8 Menteri Luar Negeri Iran Javad Zarif (kiri), kepala Organisasi Energi Atom Iran Ali Akbar Salehi (kedua dari kiri), Asisten Khusus Presiden Rouhani Hossein Fereydoun (kedua dari kanan), dan Wakil Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menunggu dimulainya negosiasi-negosiasi nuklir dengan para pejabat P5+1 di Hotel Beau Rivage Palace Hotel di Lausanne, Swiss (30/3). ​(AP/Brendan Smialowski)
Para pejabat Inggris, Rusia, China, Perancis, Jerman, Uni Eropa, Amerika Serikat dan Iran menunggu dimulainya pertemuan mengenai program nuklir Iran di Hotel Beau Rivage Palace di Lausanne, Swiss (30/3). ​(AP/Brendan Smialowski)
5/8 Para pejabat Inggris, Rusia, China, Perancis, Jerman, Uni Eropa, Amerika Serikat dan Iran menunggu dimulainya pertemuan mengenai program nuklir Iran di Hotel Beau Rivage Palace di Lausanne, Swiss (30/3). ​(AP/Brendan Smialowski)
Seorang anggota media Iran berjalan di atas papan catur besar di lokasi negosiasi-negosiasi mengenai program nuklir Iran antara para pejabat Iran dan perwakilan-perwakilan kekuatan dunia (30/3) di Lausanne, Swiss. ​(AP/Brendan Smialowski)
6/8 Seorang anggota media Iran berjalan di atas papan catur besar di lokasi negosiasi-negosiasi mengenai program nuklir Iran antara para pejabat Iran dan perwakilan-perwakilan kekuatan dunia (30/3) di Lausanne, Swiss. ​(AP/Brendan Smialowski)
Federica Mogherini, kepala Uni Eropa urusan luar negeri berbicara dengan wartawan di Lausanne, Swiss, tempat berlangsungnya pembicaraan mengenai program nuklir Iran.
7/8 Federica Mogherini, kepala Uni Eropa urusan luar negeri berbicara dengan wartawan di Lausanne, Swiss, tempat berlangsungnya pembicaraan mengenai program nuklir Iran.
Foto bertanggal 26 Oktober 2010 yang memperlihatkan seorang pekerja bersepeda melewati bangunan reaktor pembangkit listrik tenaga nuklir di luar kota Bushehr, selatan Iran. (AP/Mehr News Agency, Majid Asgaripour)
8/8 Foto bertanggal 26 Oktober 2010 yang memperlihatkan seorang pekerja bersepeda melewati bangunan reaktor pembangkit listrik tenaga nuklir di luar kota Bushehr, selatan Iran. (AP/Mehr News Agency, Majid Asgaripour)
Previous slide
Next slide

Seorang pejabat tinggi Amerika mengatakan bahwa persetujuan penuh mengenai beberapa hal penting masih harus dirundingkan.

Pembicaraan nuklir di Swiss antara enam negara kuat dunia dan Iran telah memasuki perpanjangan waktu setelah gagal mencapai persetujuan kerangka kerja sampai batas waktu.

Tetapi Menteri Luar Negeri Iran Mohammad Javad Zarif kedengaran optimis setelah pembicaraan maraton yang lama hari Selasa (31/3).

“Kita sudah mencapai hasil yang lumayan, tetapi orang perlu beristirahat dan mulai lagi besok pagi. Saya harap kita dapat merampungkan perundingan hari Rabu dan memulai proses merancang naskah perjanjian akhir,” katanya.

Seorang pejabat tinggi Amerika mengatakan kepada Kantor Berita Perancis bahwa persetujuan penuh mengenai beberapa hal penting masih harus dirundingkan.

Para diplomat mengatakan sebelumnya bahwa perbedaan pandangan masih ada mengenai masalah-masalah seperti pembatasan penelitian pengolahan uranium, berapa cepat sanksi terhadap Iran akan dicabut dan apa yang dilakukan sekiranya Iran melanggar persetujuan.

This item is part of
XS
SM
MD
LG