Tautan-tautan Akses

Pejabat Uni Eropa: Banyak Tantangan untuk Hidupkan Lagi Perjanjian Nuklir Iran


Josep Borrell, Kepala Kebijakan Luar Negeri Uni Eropa

Kepala Kebijakan Luar Negeri Uni Eropa Josep Borrell hari Jumat (4/12) mengatakan ada “begitu banyak tantangan” untuk menghidupkan kembali perjanjian nuklir Iran dan mendukung posisi Iran bahwa tidak ada hal baru untuk perundingan ulang.

“Iran sudah membuat perjanjian dan mereka sudah memenuhi bagian mereka hingga Amerika menarik diri dan menghancurkan kemungkinan memenuhi bagian lain dari perjanjian itu,” ujar Borrell dalam konferensi “Med-Dialogues” di Roma. Ia berbicara dengan video telekonferensi dari Brussel, Belgia.

Borrell menambahkan “tidak akan mudah” bagi presiden terpilih Joe Biden untuk menghidupkan kembali perjanjian itu, merujuk pada tentangan di dalam negeri, tentangan dari sekutu-sekutu utama di kawasan dan tentangan di Iran.

Perjanjian nuklir Iran – atau Rencana Aksi Komprehensif Bersama JCPOA – ditandatangani pada masa pemerintahan Obama tahun 2015. Penandatanganan perjanjian itu adalah Iran, Amerika, China, Perancis, Rusia, Inggris, Jerman dan Uni Eropa. Pemerintah Trump mundur dari perjanjian itu tahun 2018 dan kemudian kembali memberlakukan sanksi yang keras terhadap Iran.

Biden telah mengisyaratkan kesediaannya untuk menghidupkan kembali perjanjian itu. [em/pp]

XS
SM
MD
LG