Tautan-tautan Akses

AS

Pejabat Senior Dephan AS Terkait Bantuan Ukraina Mengundurkan Diri


John Rood, pejabat senior Departemen Pertahanan AS yang mengundurkan diri.

Seorang pejabat senior Departemen Pertahanan AS, hari Rabu (19/2) mengundurkan diri atas permintaan Presiden Donald Trump, pejabat paling akhir dari beberapa anggota tim keamanan nasional Trump yang terlibat dalam kontroversi Ukraina yang diberhentikan.

"Saya ingin menyampaikan terima kasih kepada John Rood atas pengabdiannya kepada bangsa kita, dan mendoakan yang terbaik baginya pada masa yang akan datang," demikian cuitan Trump.

Rood dalam suratnya kepada Trump mengatakan, "Saya mengetahui dari Menteri Pertahanan Mark Esper bahwa Anda meminta pengunduran diri saya."

Rood, pejabat kebijakan penting Departemen Pertahanan yang tahun lalu memberikan sertifikasi bahwa kampanye anti-korupsi Ukraina sudah cukup mencapai kemajuan untuk memberikan bantuan militer AS ke negara itu, merupakan pejabat AS paling akhir yang disingkirkan Trump setelah pembebasannya baru-baru ini di pengadilan pemakzulan oleh Senat yang dipimpin Partai Republik.

Sertifikasi ini dianggap meremehkan argumen tim pertahanan Trump selama proses pemakzulan bahwa presiden menolak memberikan bantuan karena kekhawatiran akan korupsi di Ukraina.

Juru bicara Departemen Pertahanan AS, Alyssa Farah mengatakan Rood akan resmi mengundurkan diri pada akhir Februari.

Pada 7 November, Trump memecat Letnan Kolonel Alexander Vindman dari jabatannya di Dewan Keamanan Nasional (NSC) setelah Vindman memberikan kesaksian bertentangan dengan keinginan Gedung Putih di depan penyelidik pemakzulan DPR yang dikuasai Partai Demokrat.

Saudara laki-laki Vindman, Yevgeny Vindman, yang merupakan pengacara NSC dan tidak terlibat dalam pemeriksaan pemakzulan, juga diberhentikan awal bulan ini bersama duta besar untuk Uni Eropa Gordon Sondland. [my/lt]

XS
SM
MD
LG