Tautan-tautan Akses

Pasar Saham Makin Menurun Setelah Penasihat Ekonomi Senior Trump Mundur


Kepala penasihat ekonomi Gedung Putih, Gary Cohn saat menghadiri Forum Ekonomi Dunia, di Davos, 25 Januari 2018. (Foto: dok).

Pengunduran diri penasehat ekonomi ekonomi senior Presiden Amerika Serikat Donald Trump membuat pasar saham yang menurun karena kekhawatiran akan terjadinya perang dagang semakin terpuruk.

Gary Cohn, penentang utama di pemerintahan Trump terhadap rencana Trump untuk memberlakukan tarif 25 persen terhadap baja impor dan tarif 10 persen terhadap alumunium impor.

Indeks perdagangan berjangka Wall Street turun satu persen, sementara pasar-pasar saham di Jepang dan Hong Kong ditutup dengan penurunan serupa.

Baca juga: Harga Minyak Turun Dipicu Pengunduran Diri Penasihat Trump

"Merupakan sebuah kehormatan untuk mengabdi kepada negara saya dan mendukung kebijakan-kebijakan ekonomi pro-pertumbuhan yang menguntungkan rakyat Amerika, khususnya meloloskan reformasi pajak yang bersejarah,” kata Cohn dalam sebuah pernyataan pengunduran dirinya, Selasa (6/3).

Penasihat ekonomi Gedung Putih Gary Cohn dalam konferensi pers harian di Gedung Putih, 23 Januari 2018.
Penasihat ekonomi Gedung Putih Gary Cohn dalam konferensi pers harian di Gedung Putih, 23 Januari 2018.

Sebagai Direktur Dewan Ekonomi Nasional, Cohn meminta Trump untuk membatalkan rencana pemberlakuan tarifnya, namun presiden, Selasa (6/3) menegaskan kembali bahwa ia memberlakukan kebijakan itu dalam beberapa beberapa hari mendatang.

Baca juga: Penasihat Ekonomi Trump Mengundurkan Diri

Dalam sebuah pernyataan yang dirilis Gedung Putih, Trump mengatakan; “Gary (Cohn) selama ini menjabat sebagai kepala penasehat ekonomi saya, dan ia melakukan pekerjaan luar biasa dalam mengarahkan agenda kami, membantu meloloskan pemangkasan dan reformasi pajak yang bersejarah dan menggairahkan kembali perekonomian Amerika. Ia memiliki bakat yang luar biasa dan saya berterima kasih atas pengabdiannya terhadap rakyat Amerika.” [ab/uh]

XS
SM
MD
LG