Tautan-tautan Akses

Partai-partai Jerman Minta Hulu Ledak Nuklir Disingkirkan


Angela Merkel, pemimpin Partai Persatuan Demokratik Kristen (CDU), tiba di kantor Masyarakat Parlemen Jerman sebelum pembicaraan mengenai pembentukan pemerintah Koalisi baru di Berlin, Jerman, 10 November 2017.

Partai-partai di Jerman meminta pemerintah Koalisi berikutnya untuk memusnahkan semua hulu ledak nuklir yang ditempatkan di negara itu, menurut dokumen yang disaksikan Reuters, Rabu (15/11).

Naskah diskusi mengenai pertahanan dan kebijakan luar negeri itu tidak menyebut Amerika Serikat, yang diyakini memiliki 20 hulu ledak nuklir di pangkalan militer Buechel di Jerman Barat, menurut perkiraan tidak resmi.

Kanselir Angela Merkel berusaha memperoleh masa jabatan keempat dengan berkoalisi dengan partai Hijau dan partai pro-bisnis, Demokrat Bebas, setelah blok Konservatif dikalahkan kelompok ultra-kanan dalam pemilu bulan September.

Jerman adalah anggota NATO yang bukan negara penguasa persenjataan nuklir . Pada 2011, pemerintahan Merkel mengumumkan rencana untuk menutup semua reaktor nuklir pada 2022 setelah bencana Fukushima di Jepang.

“Dalam NATO, kami ingin memastikan bahwa senjata nuklir yang masih ada di Jerman ditarik dan kami ingin menghentikan program modernisasi nuklir,” tulis tiga partai yang mungkin akan bermitra itu dalam dokumen.

Sebelum mengakhiri masa jabatan, Presiden Barack Obama mengumumkan rencana untuk memodernisasi bom, sistem pengantaran, dan laboratorium nuklir. Pengganti Obama,Presiden Donald Trump, menyatakan ingin memperkuat dan memperluas kemampuan nuklir Amerika.

Partai Konservatif, Partai Hijau dan Partai Demokrat Bebas berharap mengakhiri perundingan penjajakan hari Kamis dan melangkah ke perundingan pembentukan pemerintah. [ds]

XS
SM
MD
LG