Tautan-tautan Akses

AS

Partai Demokrat Siap Gelar Debat Pertama Kandidat Pilpres AS


Mantan Wakil Presiden AS Joe Biden dan Senator Bernie Sanders dipandang sebagai calon terkuat untuk meraih nomasi Capres Partai Demokrat 2020.

Pertarungan antara kontestan calon presiden dari Partai Demokrat tahun 2020 dimulai penuh semangat minggu ini dengan debat pertama dari debat bulanan di antara para kontestan menjelang kaukus pertama dan pemilihan pendahuluan tahun depan.

Debat pertama akan diadakan selama dua malam Rabu dan Kamis dan menampilkan sepuluh kontestan setiap malam yang berharap kelak bertarung melawan Presiden Donald Trump pada pemilu November 2020.

Persaingan di antara kandidat dari Partai Demokrat ini mungkin yangpaling ramai sepanjang masadan saat ini mantan Wakil Presiden Joe Biden dipandang sebagai yang terkuat.

Argumen Biden, ia adalah pesaing terkuat untuk menghadapi Presiden Donald Trump tahun depan.

“Saya berharap menjadi calon anda dan saya akan bekerja sekeras mungkin untuk mendapatkan dukungan anda. Tapi ini syaratnya. Siapa pun calon Partai Demokrat, kita harus tetap bersatu memilih presiden Amerika dari Partai Demokrat,” ujar Biden.

Dalam beberapa hari terakhir, Biden diserang karena membela pekerjaannya dulu dengan pendukung segregasi di Senat dan berpotensi membuka kerentanan baru.

Menyusul dibelakang Biden dalam jajak pendapat adalah Senator dari negara bagian Vermont, Bernie Sanders dan Senator dari Massachusetts Elizabeth Warren, yang belakangan popularitasnya meningkat.

“Inilah inti dari demokrasi. Ke lapangan, berkumpul bersama warga dan berkesempatan berbicara mengenai visi kita bagi Amerika. Tidak cukup hanya dengan mengatakan, jangan Donald Trump,” tukas Warren.

Pete Buttigieg, walikota South Bend, Indiana dan Senator dari California, Kamala Harris berhasil masuk dalam daftar teratas.

Sekelompok besar pesaing Demokrat lainnya terus tertinggal, berharap bisa membangun momentum melalui penampilan kuat dalam debat.

Perdebatan itu menandai titik balik dalam kampanye, kata analis Kyle Kondik. “Saya menganggap perdebatan telah menjadi semacam acara utama pada musim pemilihan pendahuluan, terutama karena kita menyaksikan semua pesaing ini muncul di beberapa negara bagian utama dalam pemilihan pendahuluan dan di seluruh negara. Tapi sebenarnya tidak ada pemilihan sampai awal Februari tahun depan," ujarnya.

Para pesaing akan berada di bawah tekanan untuk membuat kesan langsung, kata pakar Larry Sabato.

“Akan ada empat, lima atau enam pesaing yang menyampaikan pesan yang tepat, serangan yang tepat pada satu sama lain atau pada Presiden Trump, untuk mendapat sorotan berita. Merekalah yang berpotensi memperoleh keuntungan dari debat. Yang lain mungkin kehilangan pamor dan donor," kata Sabato.

Presiden Trump kemungkinan akan menjadi titik fokus serangan dalam debat Partai Demokrat, dan ia sudah bersemangat untuk menghadapi calon Partai Demokrat.

Elizabeth Warren adalah pesaing utama dalam debat pertama pada hari Rabu sementara Biden, Sanders, Buttigieg dan Harris semua akan berada di panggung untuk debat malam kedua pada hari Kamis. (my/al)

Opini Anda

Tunjukkan komentar

XS
SM
MD
LG