Tautan-tautan Akses

Pakistan Mulai Bagikan Kartu Kesehatan untuk Transgender


Warga komunitas transgender Pakistan berparade menuntut pelaksanaan RUU hak transgender di Lahore, 29 Desember 2019.

Pakistan mulai membagikan kartu identitas kesehatan bagi warga transgender, Selasa (31/12), sebagai cara untuk meringankan diskriminasi layanan kesehatan.

Warga transgender kerap ditolak untuk dirawat di rumah sakit, karena para dokter tidak dapat memutuskan apakah akan menempatkan mereka di ruang rawat perempuan atau ruang rawat pria. Tak sedikit di antara mereka yang meninggal karena kurang atau tidak mendapat layanan kesehatan.

Pemerintah berencana untuk membangun unit-unit perawatan khusus untuk transgender di beberapa rumah sakit di berbagai penjuru negara itu, kata Dr. Zafar Mirza, pembantu khusus PM Imran Khan untuk masalah layanan kesehatan.

Pakistan – negara mayoritas Muslim yang konservatif – secara resmi mengakui transgender sebagai gender ketiga pada 2012.

Namun orang-orang transgender umumnya masih diperlakukan tidak sepantasnya. Mereka sering dipermalukan di muka umum, dibuang keluarga dan menjadi sasaran kekerasan. Kebanyakan orang transgender di Pakistan bertahan hidup dengan meminta-minta, menjadi penari atau melacurkan diri.

Operasi ganti kelamin sulit dilakukan di sana. Operasi tersebut membutuhkan surat perintah pengadilan, persetujuan keluarga, rekomendasi psikiater dan rekomendasi medis. [ab/uh]

Lihat komentar

Recommended

XS
SM
MD
LG