Tautan-tautan Akses

Pagar Perbatasan Afghanistan-Pakistan Masih Jadi Sumber Ketegangan


Pemandangan pagar perbatasan di luar pos jaga Kitton di perbatasan dengan Afghanistan di Waziristan Utara, Pakistan, 18 Oktober 2017.

Pemasangan pagar kokoh secara sepihak oleh Pakistan di perbatasan negara itu dengan Afghanistan, yang dikepung daratan, pekan ini memicu bentrokan militer baru antara dua negara tetangga yang tidak rukun itu.

Bentrokan itu juga memprovokasi Islamabad untuk menutup pos perbatasan barat daya yang sibuk.

Penutupan pos perbatasan Chaman secara tiba-tiba menyebabkan para wisatawan dan ratusan truk bermuatan barang-barang komersial di kedua sisi terlantar.

Pihak berwenang Pakistan, Senin (15/10), mengizinkan ratusan orang yang terlantar untuk berjalan melintasi perbatasan, tetapi tidak mengizinkan konvoi perdagangan melanjutkan perjalanan mereka ke kedua arah.

Bentrokan itu terjadi Minggu (14/10) sore dekat kota perbatasan Chaman ketika pasukan keamanan Afghanistan melepaskan tembakan ke arah tim pekerja militer yang mendirikan pagar, demikian dikatakan para pejabat militer Pakistan.

Menurut para pejabat Afghanistan pertempuran berlangsung selama sekitar delapan jam.

Juru bicara militer Pakistan, Mayor Jenderal Asif Ghafoor, mengatakan kepada VOA bahwa pos perbatasan Chaman sebagian tetap ditutup dan menyalahkan tindakan "provokatif" pasukan keamanan Afghanistan atas konflik tersebut.

"Tapi tidak ada korban di pihak kami (Pakistan)," kata Ghafoor yang menanggapi tuduhan Afghanistan bahwa bentrokan itu menewaskan tiga pasukan perbatasan Pakistan dan melukai lima lainnya.

Pakistan berkeras program pemeliharaan pagar itu akan membantu mencegah infiltrasi teroris di kedua arah menyeberang perbatasan rentan yang panjangnya hampir 2.600 kilometer. [my]

XS
SM
MD
LG