Tautan-tautan Akses

Oscar Tahun Ini Lebih Politis, Lebih Beragam


Academy Awards ke-89 di kota Los Angeles, California Minggu (26/2) malam diperkirakan akan menjadi salah satu upacara yang paling politis (foto: ilustrasi).

Penghargaan Academy Awards ke-89 Minggu (26/2) malam di kota Los Angeles, California, diperkirakan akan menjadi salah satu upacara yang paling politis dalam beberapa tahun ini. Siaran langsung tiga jam itu diperkirakan akan jadi ajang protes menentang Presiden AS Donald Trump.

Film "La La Land" unggul dengan 14 nominasi Oscar, termasuk aktor, aktris, sutradara dan film terbaik. Rekor itu setara dengan perolehan nominasi yang didapat "All About Eve" dan "Titanic". Menyusul di belakangnya adalah film "Arrival" dan "Moonlight", masing-masing dengan delapan nominasi.

Film-film lain yang memperebutkan gelar film terbaik adalah "Fences" yang diarahkan Denzel Washington, Hacksaw Ridge yang disutradarai Mel Gibson, Hell or High Water yang diarahkan David Mackenzie, Hidden Figures yang disutradarai Theodore Melfi, Manchester by the Sea karya sutradara Kenneth Lonergan , danLion yang disutradarai Garth Davis.

Krisis #OscarsSoWhite dalam dua tahun terakhir, mereda musim ini dengan serangkaian peraih nominasi yang beragam, berkat film-film seperti Moonlight, Fences dan Hidden Figures. Terdapat enam aktor berkulit hitam dinominasikan. Untuk pertama kalinya, aktor non-kulit putih dinominasikan dalam setiap kategori akting. Dan empat dari lima peraih nominasi film dokumenter terbaik juga disutradarai oleh sutradara berkulit hitam.

Kemajuan itu terjadi menyusul upaya yang dilakukan Presiden Academy of Motion Pictures Arts and Sciences Cheryl Boone Isaacs untuk meragamkan keanggotaan AMPAS yang sebagian besar berkulit putih, tua dan laki-laki.

Bulan Juni tahun lalu, akademi menambah 683 anggota baru: 46 persen di antaranya perempuan; 41 persen non-kulit putih; dan berasal dari 59 negara. [vm]

XS
SM
MD
LG