Tautan-tautan Akses

Oleh-oleh Tato Kuno dari Yerusalem


Seniman tato, Wassim Razzouk, meneruskan tradisi keluarga membuat tato untuk peziarah Kristiani dengan pola-pola tato kuno, Kota Tua Yerusalem, 27 November 2017.

Bila anda berkunjung ke Kota Tua Yerusalem yang dikelilingi tembok tebal, ada sebuah toko kecil di jantung kota yang menawarkan peziarah Kristiani kenang-kenangan yang tak bisa hilang: tato dengan desain keagamaan kuno yang sudah bertahan selama berabad-abad.

Menggabungkan teknologi modern dan tradisi, keluarga Razzouk menggunakan internet untuk menarik para pelanggan mengunjungi toko mereka di kota suci bagi para umat Kristiani, Yahudi dan Muslim.

Noel Heavey, 54, dari Irlandia, tidak pernah terpikir untuk membuat tato. Tapi dia tidak sengaja menemukan situs web Razzouk dan "sangat tertarik dengan desainnya."

Jadi, ketika Heavey melakukan kunjungan pertama ke Yerusalem, di tengah persiapan perayaan natal di Kawasan Kristiani Yerusalem, dia memilih pola garis sederhana. Sebuah salib Yerusalem berwarna merah dan hitam yang terbentuk dari satu salib utama dan empat salib kecil, berhias pohom palem dan angka 2017. Angka ini melambangkan tahun ziarah dan tahun kematian ibunya.

Keluarga Razzouk memulai karya seni rajah tubuh itu di Mesir, tempat di mana umat Kristen Koptik menandai pergelangan tangan mereka dengan salib.

Sang pemilik toko berusia 44 tahun, Wassim Razzouk, mengatakan dia cukup lama menolak menjalankan bisnis keluarganya. Namun pemilik bisnis yang senang mengendarai sepeda motor ini, sekarang mengajarkan seni tato kepada anak laki-lakinya yang berusia 14 tahun.

Beberapa desain yang ditawarkan oleh toko tato Razzouk, sudah dipakai sejak zaman Perang Salib. Namun Razzouk bisa menyesuaikan pola-pola kuno ini dengan keinginan para pelanggan.

"Ini adalah sesuatu yang tidak akan pernah Anda sesali karena Anda bangga dengannya. Dan ini adalah cara tradisional untuk melakukannya," kata Razzouk yang punya koleksi tato sebagai bukti keyakinannya. [fw]

XS
SM
MD
LG