Tautan-tautan Akses

Obama Kembali Tunda Kunjungan ke Indonesia


Presiden AS Barack Obama saat menyampaikan pidato di Carnegie Mellon University pada hari Kamis siang. Gedung Putih mengumumkan pembatalan kunjungan Obama ke Indonesia sesaat setelah tengah malam.
Presiden AS Barack Obama saat menyampaikan pidato di Carnegie Mellon University pada hari Kamis siang. Gedung Putih mengumumkan pembatalan kunjungan Obama ke Indonesia sesaat setelah tengah malam.

Menurut Gedung Putih, Obama memutuskan untuk tidak meninggalkan Amerika untuk "menangani isu-isu penting, salah satunya adalah tumpahan minyak."

Di tengah krisis tumpahan minya terparah sepanjang sejarah Amerika, Presiden Barack Obama telah memutuskan menunda perjalanannya ke Indonesia dan Australia. Penundaan ini merupakan yang kedua kalinya tahun ini.

Obama menginformasikan pemimpin kedua negara melalui telepon Kamis malam waktu setempat, sambil menyatakan "penyesalannya yang dalam" dan berjanji untuk segera menjadwalkan kembali rencana kunjungan tersebut. Juru Bicara Gedung Putih Robert Gibbs menyampaikan demikian dalam pernyataannya sesaat setelah tengah malam. Obama sedianya berencana untuk mengunjungi Indonesia dan Australia selama satu minggu, dengan pemberhentian di Guam, dengan jadwal keberangkatan dari Amerika pada tanggal 13 Juni.

Ketika ditanya mengenai alasan penundaan, Gibbs mengatakan kepada kantor berita Associated Press bahwa Obama memutuskan untuk tidak meninggalkan Amerika untuk "menangani isu-isu penting, salah satunya adalah tumpahan minyak."

Obama sempat berencana berangkat ke Indonesia di bulan Maret, dan setelah berencana memperpendek waktu kunjungan, ia kemudian membatalkan kunjungan itu untuk mendorong lolosnya RUU Reformasi Layanan Kesehatan yang menjadi salah satu agenda domestik utamanya. Kongres kemudian meloloskan RUU tersebut.

Presiden Indonesia, Susilo Bambang Yudhoyono hari Jumat memahami keputusan Presiden Obama itu. Kedua pemimpin sepakat untuk mencari waktu lain bagi kunjungan Presiden Obama ke Indonesia, kemungkinan bulan November mendatang. Dikatakan, kedua pemimpin juga sepakat untuk bertemu di sela-sela KTT G-20 yang akan diadakan di Toronto, Kanada bulan ini.

XS
SM
MD
LG