Tautan-tautan Akses

Obama Belum Putuskan Bantuan Militer untuk Ukraina


Presiden AS Barack Obama berbicara dalam konferensi pers gabungan dengan Kanselir Jerman Angela Merkel di Gedung Putih (9/2). (AP/Evan Vucci)
Presiden AS Barack Obama berbicara dalam konferensi pers gabungan dengan Kanselir Jerman Angela Merkel di Gedung Putih (9/2). (AP/Evan Vucci)

Obama mengatakan ia telah menginstruksikan para penasehat utama untuk mengkaji manfaat memasok persenjataan ke Kyiv, sekiranya diplomasi gagal mewujutkan perdamaian.

Presiden Amerika Barack Obama mengatakan ia akan menunggu hasil pembicaraan internasional penting pekan ini mengenai krisis Ukraina, sebelum memutuskan apakah akan mengirim ke Kyiv senjata pertahanan dalam perangnya melawan separatis pro-Rusia.

Obama berbicara Senin (9/2) di Washington, didampingi Kanselir Jerman Angela Merkel. Ia mengatakan diplomasi dan sanksi tetap teknis yang lebih disukainya untuk mengakhiri bantuan Rusia bagi pemberontak di Ukraina timur, yang dimulai 10 bulan lalu dan telah menjatuhkan paling sedikit 5.400 korban jiwa.

Tetapi, ia mengatakan ia telah menginstruksikan para penasehat utama untuk memeriksa manfaat memasok persenjataan ke Kyiv, sekiranya diplomasi gagal mewujutkan perdamaian.

Para pemimpin Ukraina berkeras bahwa persenjataan diperlukan untuk mengimbangi kemajuan militer pemberontak baru-baru ini dan mengakhiri pemberontakan dekat perbatasan Rusia.

Pihak Kanselir Jerman sendiri mengatakan ia tidak melihat adanya solusi militer terhadap sengketa itu, dan berkali-kali menekankan solusi diplomatik terhadap krisis itu.

XS
SM
MD
LG