Tautan-tautan Akses

Negara Arab Masukan Sebelas Individu Qatar Dalam Daftar Hitam Terorisme


Dalam foto 30 Juli 2017 yang dirilis oleh Kantor Berita Bahrain, dari kiri ke kanan, Menteri Luar Negeri UEA Abdullah bin Zayed al-Nahyan, Menteri Luar Negeri Mesir Sameh Shoukry, Menteri Luar Negeri Bahrai Khalid bin Ahmed al-Khalifa dan Menteri Luar Negeri Arab Saudi Adel al-Jubeir.

Empat negara Arab yang memboikot Qatar, menambahkan 11 individu dan dua entitas ke dalam daftar hitam teroris, menurut laporan kantor berita resmi Arab Saudi, seperti dikutip kantor berita Reuters, Kamis (23/11).

Daftar hitam itu sekarang mencakup Ikatan Cendekiawan Muslim Internasional yang dibentuk 2004 oleh para ulama dan sebagian besar adalah anggota Ikhwanul Muslim. Organisasi ini dipimpin oleh Sheikh Youssef al-Qaradawi.

Pernyataan yang dikeluarkan Arab Saudi, Mesir, Persatuan Emirat Arab, dan Bahrain mengatakan mereka juga memasukkan Dewan Islam Internasional ke dalam daftar hitam.

“Kedua entitas adalah organisasi teroris yang menggalakkan terorisme dengan menggunakan retorika Islam sebagai kedok dalam memfasilitasi kegiatan teroris,” menurut pernyataan tadi.

Langkah itu mempertajam pertikaian antara empat negara itu dan Qatar, eksportir gas alam terbesar di dunia dan tuan rumah pangkalan militer terbesar Amerika di Timur Tengah.

Keempat negara memutus hubungan dengan Qatar pada Juni, menuduh negara itu mendanai militan di Suriah dan bersekutu dengan Iran, musuh regional mereka.

Keempat negara juga menambahkan 11 individu ke dalam daftar hitam, termasuk penjabat pemimpin Ikhwanul Muslim Ezzat Ibrahim. Protes Musim Semi Arab yang dipimpin Ikhwanul Muslim telah menggulingkan beberapa negara otokrasi di Timur Tengah dan Afrika Utara. Para pemimpin negara Teluk menganggap Ikhwanul Muslim, yang menentang prinsip kekuasaan dinasti, sebagai ancaman keamanan. [ds]

Opini Anda

Tunjukkan komentar

XS
SM
MD
LG