Tautan-tautan Akses

NATO: Yunani dan Turki Setuju Batalkan Latihan Perang


Sekretaris Jenderal NATO Jens Stoltenberg, yang mengenakan masker, berdiri di samping Perdana Menteri Yunani Kyriakos Mitsotakis sebelum pertemuan mereka di Athena pada Selasa, 6 Oktober 2020. (Foto: AP/Petros Giannakouris)

Sekretaris Jenderal NATO Jens Stoltenberg, Jumat (23/10) mengatakan Yunani dan Turki akan membatalkan latihan perang yang dijadwalkan minggu depan pada hari libur nasional masing-masing. Perkembangan ini adalah pertanda lebih jauh meredanya ketegangan antara kedua sekutu NATO yang sudah sejak lama bersaing.

"Ini adalah langkah ke arah yang tepat, mereka membantu mengurangi risiko insiden dan kecelakaan," kata Stoltenberg kepada wartawan setelah memimpin pertemuan virtual menteri pertahanan NATO, di mana kedua negara membuat pengumuman tersebut.

Awal bulan ini, kementerian luar negeri Turki menuduh Yunani merencanakan latihan militer di Laut Aegea bertepatan dengan perayaan hari nasional Turki tanggal 29 Oktober. Turki membalas dengan mengumumkan latihan pada 28 Oktober - hari libur nasional Yunani.

Stoltenberg berharap pembatalan latihan perang itu akan berdampak positif pada upaya yang dimediasi Jerman untuk meredakan ketegangan antara Yunani dan Turki di bagian timur Laut Tengah itu.

Ketegangan tersebut berkobar selama musim panas dan meningkatkan kekhawatiran konflik terbuka bisa pecah terkait hak eksplorasi energi bawah laut. Aliansi militer NATO telah membantu kedua negara membentuk sistem untuk menghindari bentrokan bersenjata, termasuk saluran komunikasi. Perundingan juga terus berlangsung untuk memperluas sistem pencegahan terjadinya konflik.

Kedua negara juga telah sepakat untuk melanjutkan pembicaraan eksplorasi untuk membangun kepercayaan dan menyelesaikan perselisihan. Pembicaraan terakhir diadakan pada tahun 2016. [my/pp]

XS
SM
MD
LG