Tautan-tautan Akses

Mozambik Bantah Langsungkan Bisnis dengan Korut


Presiden Mozambik Filipe Jacinto Nyusi, saat menyampaikan pidato di hadapan Sidang Majelis Umum PBB ke-71 di Markas Besar PBB di New York, 21 September 2016. (Foto: dok).

Mozambik membantah tuduhan bahwa negara itu terus melangsungkan bisnis dengan Korea Utara, sebuah tindakan yang bila terbukti dilakukan merupakan pelanggaran terhadap sanksi-sanksi PBB.

Sebuah laporan yang dipublikasikan CNN bulan ini menyebutkan, Korea Utara telah menandatangani kontrak bernilai jutaan dolar di Mozambik, menyalurkan dana ke saluran-saluran diplomatik di Mozambik dan memanfaatkan keuntungan yang diperoleh dari kapal-kapal penangkap ikan di lepas pantai Mozambik untuk membiayai program nuklirnya.

Wakil menteri urusan dan kerjasama luar negeri Mozambik, Maria Manuela Lucas, membantah pemerintahnya membuat kesepakatan dengan Korea Utara yang melanggar sanksi. Ia bahkan mengatakan, negaranya bersedia menerima pengawasan dari luar negeri.

Ia juga mengatakan, pemerintahnya bekerjasama dengan perusahaan-perusahaan swasta di Mozambik untuk mengingatkan mereka agar tidak melanggar sanksi dan kemungkinan menutup operasi-operasi bisnis yang ilegal.

Laporan CNN juga itu mengatakan, Korea Utara menyediakan latihan militer bagi pasukan elit Mozambik dan bantuan teknis bagi militernya,

Sebuah laporan PBB sebelumnya menuduh Korea Utara dan Mozambik menjalin kemitraan militer bernilai sedikitnya 6 juta dolar. [ab/uh]

XS
SM
MD
LG