Tautan-tautan Akses

AS

Militer AS Harus Terima Anggota Transgender Mulai 1 Januari


Tentara Amerika di Illesheim, Jerman, 9 Maret 2017.

Seorang hakim federal memutuskan kaum transgender bisa menjadi calon anggota militer Amerika mulai 1 Januari, 2018.

Putusan pengadilan ini bertentangan dengan kebijakan Pemerintahan Trump yang melarang warga transgender untuk menjadi anggota militer.

Pemerintah Amerika meminta menghendaki penundaan, sambil mengajukanbanding atas putusan pengadilan sebelumnya tentang larangan presiden terhadap tentara dari warga transgender.

Tetapi Hakim Colleen Kollar-Kotelly mengatakan pemerintah tidak berhasil membuktikan bahwa akan dirugikan kalau warga transgender mendaftarkan diri mulai Tahun Baru.

Dia mengatakan Pentagon telah mempersiapkan penerimaan anggota militer transgender selama satu setengah tahun.

Mantan Menteri Pertahanan Ash Carter membuka pintu bagi kaum transgender, baik laki-laki maupun perempuan, untuk menjadi anggota angkatan bersenjata Amerika mulai 1 Juli. Tetapi Presiden Trump mencoba membatalkan hal itu dengan mengeluarkan perintah eksekutif, dan menyebut alasan biaya operasi yang besar dan kemungkinan timbulnya masalah moral di kalangan anggota yang non-transgender.

Dia juga memerintahkan para anggota militer transgender diberhentikan. Dua pengadilan federal memutuskan untuk tidak melakukan perintah presiden tersebut.

Sementara itu, juru bicara Departemen Pertahanan Amerika, David Eastburn mengatakan, Pentagon telah memulai persiapan untuk laki-laki dan perempuan transgender. East burn mengatakan kepada Associated Press bahwa mereka harus memenuhi persyaratan medis yang ketat. Dokter harus menyatakan seorang calon harus bebas dari komplikasi medis tertentu yang mungkin terjadi dengan mengubah jenis kelamin seseorang.

"Karena rumitnya standar medis baru ini, maka petugas medis yang terlatih akan melakukan pemeriksaan kesehatan bagi para pelamar transgender untuk masuk dinas militer, dan telah memenuhi semua persyaratan yang berlaku," kata Eastburn kepada Kantor Berita Associated Press. [sp/ii]

XS
SM
MD
LG