Tautan-tautan Akses

Michigan Dakwa 16 Elektor Palsu dengan UU Pemilihan dan Pidana Pemalsuan


Electoral College negara bagian Michigan sedang bersidang membahas pemilihan presiden dan wakil presiden di Lansing, Michigan, 14 Desember 2020. (Foto: Carlos Osorio/Pool via Reuters)
Electoral College negara bagian Michigan sedang bersidang membahas pemilihan presiden dan wakil presiden di Lansing, Michigan, 14 Desember 2020. (Foto: Carlos Osorio/Pool via Reuters)

Jaksa negara bagian Michigan, Amerika Serikat (AS) telah menjatuhkan dakwaan pidana pemalsuan terhadap 16 anggota Partai Republik yang berperan sebagai elektor atau pemilih palsu untuk Presiden Donald Trump pada pemilihan presiden 2020.

Mereka dituduh menyerahkan sertifikat palsu yang memberi konfirmasi bahwa mereka adalah elektor yang sah, meskipun negara bagian itu telah dimenangkan oleh Joe Biden.

Elektor adalah individu yang dipilih oleh pemerintah negara bagian untuk memilih presiden dan wakil presiden AS.

Kelompok itu termasuk pemimpin cabang Michigan dari Komite Nasional Republik, juga mantan ketua Partai Republik di Michigan.

Jaksa negara bagian, Dana Nessel, seorang Demokrat, mendakwa “usaha terkoordinasi” di kalangan mitra-mitra Republik di beberapa negara bagian untuk mendesak apa yang disebut tim elektor alternatif yang dilengkapi dengan dokumentasi palsu.

Nessel mengatakan, dia ingin penegak hukum federal juga membuat evaluasi terhadap kemungkinan penuntutan pada tingkat federal. [jm/ft]

Forum

XS
SM
MD
LG