Tautan-tautan Akses

Menyusul Skandal Seks, Australia Rombak Kabinet


Perdana Menteri Australia Scott Morrison mengunjungi Tokyo. (Foto: Reuters)

Perdana Menteri Australia Scott Morrison merombak beberapa anggota kunci kabinetnya dan meluncurkan satuan tugas baru dalam usaha menanggulangi rangkaian skandal pelecehan seksual yang telah mengguncang Partai Liberal-nya yang berkuasa. Morrison mengumumkan, Senin (29/3), di ibu kota, Canberra, bahwa Michaelia Cash akan menggantikan Christian Potter sebagai jaksa agung, sedangkan Peter Dutton akan mengambil alih jabatan menteri pertahanan dari Linda Reynolds.

Potter mengambil cuti kesehatan mental sejak muncul laporan beberapa pekan lalu bahwa ia dituduh memperkosa seorang gadis berusia 16 tahun pada 1988 ketika ia berusia 17 tahun. Tuduhan itu dibantah Potter. Polisi mengumumkan bahwa mereka tidak akan mengajukan tuntutan apapun terhadap Potter karena penuduhnya sudah meninggal.

Reynolds mendapat kecaman keras ketika ia menyebut mantan anggota staf perempuannya, Brittany Higgins, "sapi pembohong" setelah Higgins secara terbuka mengajukan tuduhan bahwa ia telah diperkosa oleh seorang staf senior di Gedung Parlemen pada 2019. Reynolds mengatakan ia tidak merujuk pernyataannya tersebut pada tuduhan Higgins, tetapi deskripsi tentang bagaimana Higgins diperlakukan setelah membeberkan tuduhannya. Reynolds kemudian meminta maaf atas komentarnya itu.

Baik Potter maupun Reynolds telah dipindahkan ke posisi baru dalam kabinet Morrison. Skandal tersebut memicu unjuk rasa massal di berbagai penjuru Australia pada akhir Februari lalu. Pengunjuk rasa menuntut diakhirinya kekerasan seksual terhadap perempuan.

Selain skandal yang melibatkan Potter dan Reynolds, Partai Liberal yang konservatif dihantam laporan-laporan berita baru-baru ini yang menuduh beberapa staf pria memfilmkan diri mereka sedang melakukan kegiatan seks di Gedung Parlemen, termasuk di meja setidaknya seorang anggota parlemen perempuan, dan berbagi gambar-gambar tersebut di halaman obrolan grup Facebook khusus.

Bersamaan perombakan kabinet, Perdana Menteri Morrison mengatakan ia membentuk gugus tugas kabinet baru yang akan menangani masalah kesetaraan, keselamatan, keamanan ekonomi, kesehatan dan kesejahteraan perempuan. Morrison akan memimpin gugus tugas bersama Marisa Payne, Menteri Urusan Perempuan.

Peringkat dukungan terhadap Morrison turun tujuh poin, sementara jajak pendapat lain baru-baru ini menunjukkan bahwa Partai Liberal-nya tertinggal dari oposisinya, Partai Buruh, sekitar empat poin. [ab/ka]

Recommended

XS
SM
MD
LG