Tautan-tautan Akses

Menteri Keuangan Inggris: Inggris Ingat Kewajiban pada Uni Eropa


Menkeu Inggris, Philip Hammond, kiri, berbicara dengan Menkeu Luxembourg Pierre Gramegna selama pertemuan meja bundar para menkeu Uni Eropa (27/1). Brussels, Belgia. (foto: AP Photo/Geert Vanden Wijngaert)

Seraya berusaha memperkuat hubungan perdagangan dengan mitra dunia, Inggris akan terus memenuhi kewajibannya pada Uni Eropa

Inggris akan terus memenuhi kewajibannya pada Uni Eropa seraya berusaha memperkuat hubungan perdagangan dengan mitra dunia, kata Menteri Keuangan Inggris.

Philip Hammond berbicara kepada wartawan hari Jumat di Brussels, di mana para menteri keuangan Uni Eropa berkumpul untuk pertemuan rutin Dewan Urusan Ekonomi dan Keuangan (ECOFIN).

"Inggris tetap menjadi anggota Uni Eropa (UE) yang terlibat penuh dan saya di sini hari ini untuk berdiskusi dengan rekan-rekan menteri keuangan," kata Hammond. "Kami akan terus mengambil bagian penuh. Kami akan terus mematuhi aturan, dan regulasi, dan hukum Uni Eropa selama kami adalah anggotanya."

Sebelumnya bulan ini, Hammond mengatakan, pemerintah mungkin memotong pajak agar tetap kompetitif sementara bank-bank internasional telah memindahkan beberapa operasi London mereka ke benua itu karena takut Inggris akan kehilangan akses ke pasar tunggal Uni Eropa setelah Inggris keluar.

Pada bulan Juni 2016, Inggris memilih untuk meninggalkan Uni Eropa, dan diduga pada akhir Maret akan memulai negosiasi untuk keluar yang kabarnya membutuhkan waktu 2 tahun. Sampai proses itu selesai, Inggris akan tetap menjadi anggota Uni Eropa.

Komentar Hammond itu dilontarkan beberapa jam sebelum Perdana Menteri Inggris Theresa May akan bertemu dengan Presiden AS Donald Trump di Washington untuk mulai menyusun kesepakatan perdagangan bebas yang menghubungkan kedua negara itu setelah Inggris meninggalkan Uni Eropa. [as]

XS
SM
MD
LG